
KUTA – Air pasang menerjang Pantai Kuta, Sabtu (4/12/2021) malam. Selain membawa sampah, juga memperparah kondisi abrasi Pantai Kuta.
Menurut informasi dari salah seorang anggota Satgas Pantai Kuta Made Oka, pasangnya air laut terjadi sekitar pukul 22.35 Wita. Air laut turut membawa sampah hingga ke area candi bentar pintu masuk utama Pantai Kuta.
Kejadian itu juga mengkikis sekitar dua meter pasir pantai. Alhasil, pantai yang berstatus tujuan wisata itu kembali compang-camping dengan ketinggian undakan sekitar satu meter. Banyak akar pohon juga tampak ke permukaan, bahkan ada yang sampai tumbang.
Belum berhenti sampai di sana, pasangnya air laut tersebut juga kembali berdampak pada bangunan Pos Balawista. Pondasi pos yang berlokasi tidak jauh dari pintu utama Pantai Kuta tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Bahkan seorang wisatawan asing sempat jadi korban, karena pasir pantai tempatnya berpijak mengalami longsor, hingga kepalanya membentur material reruntuhan fondasi Pos Balawista. Dia langsung dilarikan menuju rumah sakit, akibat menderita luka cukup parah pada kepala bagian belakang.
Kapala UPT Balawista Kuta Ketut Ipel, membenarkan kerusakan yang terjadi pada fondasi salah satu Pos Balawista Kuta tersebut. Demi keamanan, pos tersebut terpaksa tidak difungsikan sebagaimana biasa untuk sementara waktu.
“Kondisi pos ini sudah saya laporkan ke Dinas. Selain itu, anggota juga sudah saya arahkan untuk mengosongi pos itu,” ucap Ipel, Minggu (5/12/2021).
Selain itu, para pengunjung juga diminta untuk menjaga jarak dengan pos. Untuk memastikan hal tersebut, dalam waktu dekat pihaknya rencana memasang pita pengaman.
“Rencananya kami akan pasang semacam police line, agar pengunjung tidak terlalu dekat atau menaiki pos,” imbuhnya. (adi/jon)








