
BULELENG – Gebyar Kuliner Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Buleleng tahun 2021, Selasa (2/11/2021) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Buleleng I Nyoman Sutjidra.
Selain untuk memotivasi, Gebyar Kuliner serta pelatihan bagi pelaku UKM yang digelar tanggal 2-4 November 2021 juga diharapkan dapat menggerakkan seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama mewujudkan UKM Buleleng Naik Kelas.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi UKM Buleleng untuk menggeliat, bergerak dan naik kelas melalui kerja sama, sinergi dan dukungan berbagai pihak, baik dari pemerintah, perbankan dan stakeholder lainnya,” tandas Wabup Sutjidra, saat membuka Gebyar Kuliner UKM Buleleng di Puri Sharon, Lovina.
Wabup Sutjidra didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, Perindustrian dan Usaha Kecil Menengah, Dewa Made Sudiartha mengungkapkan, Gebyar Kuliner yang menampilkan berbagai jenis produk UKM, khususnya bidang kuliner ini juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelaku UKM untuk meningkatkan wawasan serta pemasaran produk.
“Karena pada kegiatan Gebyar Kuliner ini kita juga menggandeng BPD Bali untuk memperkenalkan Aplikasi QRIS sebagai alat pembayaran elektronik. Pemanfaatan QRIS, tidak hanya dapat mempermudah pelaku UKM dalam bertransaksi pada era digitalisasi, tapi juga sekaligus sebagai transaksi sehat yang dapat menghindarkan para pelaku UKM dari penularan Covid-19 melalui uang kertas,” pungkasnya. (kar,dha)








