
GIANYAR – Warga Amerika Serikat, Robert Paul Evans (51) ditemukan tewas gantung diri di tegalan dekat objek wisata Monkey Forest, Desa Padangtegal, Ubud, Gianyar, Senin 18 Oktober 2021. Diduga kuat, ia depreasi karena memiliki riwayat penyakit dan meninggalkan pesan lewat surat yang ditulis tangan.
Kapolsek Ubud AKP Made Tama yang dikonfirmasi mengungkapkan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 09.55 WITA oleh dua karyawan Monkey Forest, I Wayan Sudarma (35) dan I Made Murdana (41). “Saksi sedang mengecek keberadaan kera yang keluar kawasan Monkey Forest. Mereka menuju tegalan milik Iwan Pangestu di Jalan Raya Monkey Forest,”ujar Made Tama.
Setibanya di TKP, kedua karyawan yang mengendarai sepeda motor itu menoleh ke arah timur dan melihat ada sesosok manusia tergantung pada dahan pohon menggunakan tali tambang plastik. Saksi bergegas meninggalkan TKP menuju pos pecalang untuk memberitahukan temuan tersebut.
Mendapat laporan, pecalang Gede Pastika bersama Swata menuju TKP. Setelah dicek, ternyata yang gantung diri adalah warga asing dan kejadian itu dilaporkan ke Bhabinkamtibmas. “Di TKP ditemukan adanya kursi kayu, dan adanya bekas botol minuman. Hasil pemeriksaan medis, jenazah mengeluarkan bau busuk dan diduga meninggalnya sekitar dua hari. Jenazah dibawa ke RS Sanglah,” ungkapnya.
AKP Made Tama mengatakan, korban selama ini menginap di Hotel Tegal Sari. Salah seorang karyawan, I Nengah Rasta menceritakan sempat bertemu dengan Robert Paul Evans dan mengutarakan keinginan mengakhiri hidup lanataran memiliki riwayat penyakit multiple sclerosis (gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang).
“Kami memeriksa kamar tempat korban menginap dan menemukan dua lembar kertas surat ditulis tangan menggunakan bahasa Inggris yang intinya keinginannya mengakhiri hidup dan supaya jenazahnya dikremasi di Monkey Forest,”kata Kapolsek. (jay)








