
BADUNG – Halfway Kuta Boardriders mengejar ketertinggalan pelaksanaan event Surf Club Contest setelah sempat vakum oleh kebijakan PPKM Darurat.
Begitu Pantai Kuta dibuka, Surf Club Contest ke-3 yang merupakan babak penyisihan dari Liga Surfing Indonesia (LSI) dihelat, Sabtu 2 Oktober 2021 dengan peserta 30 orang.
Penasihat Halfway Kuta Boardriders I Gusti Ngurah Putu Suwargita mengatakan, penyelenggaraan kontes sangat ditunggu-tunggu para member, termasuk oleh bibit-bibit peselancar baru. “Setelah PPKM Darurat, ternyata jumlah bibit-bibit baru bertambah banyak. Saya pun jadi kaget. Sampai-sampai, kami cukup kewalahan dalam mengantisipasi itu. Jadi untuk kontes kami di minggu depan, kami akan siapkan dua hari,” katanya.
Setiap club diwajibkan untuk menyelenggarakan 4-5 kontes berseri. Peserta yang menduduki ranking terbaik dikirim ke grand final kontes di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi. “Waktunya masih tentatif karena belum semua juga menyelesaikan serinya,” ujarnya sembari menyebutkan kontes dibagi kelas Push In, Junior, Girls, Open, dan Master.
Selain meningkatkan kemampuan dan pencarian bibit surfer, kontes tersebut juga diharapkan mampu menjadi magnet kunjungan wisata sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kuta yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.“Terima kasih juga kami sampaikan kepada pemerintah dan Bendesa Adat Kuta karena sudah mengizinkan kami melaksanakan event ini,” ucapnya di sela-sela kontes yang dilaksanakan di Halfway Kuta Beach. (adi)








