
TABANAN – Jalanan yang lengang selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) karena pandemi Covid, rupanya dimanfaatkan sekelompok pemuda jadi arena balap liar. Seperti yang terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Jalan By pass Sukarno Minggu 19 September 2021 dini hari dipakai pemuda melakukan aksi balap liar yang kemudian dibubarkan petugas. Setidaknya, sepuluh orang pemuda terjaring petugas gabungan dari Polres Tabanan.
Mereka diamankan petugas yang tengah patroli sekitar pukul 03.30 WITA saat kedapatan melakukan balapan liar di Bypass Soekarno Barat. Semuanya diangkut ke Polres Tabanan begitu juga dengan sepeda motor mereka.
“Semuanya dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan dan dibina,” jelas Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Kanisius Franata.
Dijelaskan, sebagian besar pelaku merupakan pelajar baik SMA maupun SMP. Waktu tahu petugas datang, sebagian diantara mereka berhasil kabur. Sehingga hanya sepuluh orang berhasil diamankan. Mereka yang terjaring operasi pembubaran itu menjalani pembinaan di Polres Tabanan. Sekalipun tidak sampai ditahan, mereka dikenakan tilang dan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama. Apalagi kendaraan mereka sudah dimodifikasi dan dipreteli.
Dia menegaskan, jalur Bypass Soekarno akan terus dipantau pihaknya. Lantaran jalur tersebut terhitung rawan dan kerap dimanfaatkan sebagai arena balapan liar.
“Jalur itu akan jadi atensi kami karena diduga sering dijadikan lokasi balap liar,” pungkasnya. (jon)








