
BADUNG – Setelah mengamankan belasan remaja trek-trekan di Jalan Gatot Subroto Barat menuju Kebobokan, Kuta Utara, personel Satuan Lantas Polres Badung tetap meningkatkan patroli di kawasan yang selama ini dipakai ajang balap liar.
Kasat Lantas Polres Badung AKP Aan Saputra mengaku geram dengan ulah pembalap liar karena cukup meresahkan masyarakat. “Saya pastikan menahan sepeda motor minimal dua bulan. Jika motornya modif atau tak sesuai standar pabrikan apalagi tanpa surat-surat, akan saya proses lebih lama lagi,” tegas Aan Saputra, Selasa 24 Agustus 2021.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Kuta ini mengakui para remaja yang melakukan trek-trekan sangat lihai menghindari petugas dan selalu pindah-pindah lokasi. “Mereka itu memiliki mata-mata dan grup WhatsApp. Pernah mau digerebek, ternyata kedatangan kami diketahui dan mereka langsung bubar. Memang ada seseorang dari mereka yang ditugaskan mengawasi kedatangan petugas dari jauh,” ungkapnya. (dum)








