
DENPASAR – RSUD Wangaya memberlakukan pengalihan ke rumah sakit terdekat atau sistem buka tutup bagi pelayanan umum. Sebab, ruang IGD kondisinya penuh untuk merawat pasien Covid-19.
“Ruang isolasi pasien Covid di RSUD Wangaya saat ini penuh sehingga IGD yang seharusnya menerima pasien umum (di luar Covid) terpaksa memberlakukan sistem buka tutup,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, Senin 12 Juli 2021.
Umumnya, pasien positif Covid-19 yang ditangani RSUD Wangaya dari gejala ringan hingga berat. ” Hampir 80 persen pasien positif Covid-19 yang masuk memang belum menerima vaksin,” ujarnya.
Sebelumnya, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara meninjau ketersediaan ruang isolasi pasien Covid-19, Sabtu 10 Juli 2021. Selain itu, juga memantau Bed Occupancy Rate yang kebutuhannya semakin meningkat.“Setelah kita melihat (situasi) tempat tidur penuh, kita akan berkoordinasi dengan seluruh Rumah Sakit di Denpasar tentang jumlah ketersediaan kamar tidur,” ujar Jaya Negara.
Selain itu, Jaya Negara juga memastikan ketersediaan tabung oksigen, APD, hingga obat-obatan untuk penanganan pasien Covid-19
Sementara, Direktur RSUD Wangaya dr. AA Made Widiasa mengatakan sedang mengupayakan penambahan kamar untuk pasien Covid-19. Pihaknya juga menyampaikan bahwa ketersediaan stok tabung oksigen, APD hingga obat-obatan masih terpenuhi. “Dari data yang kita miliki, jumlah oksigen yang tersedia di RSUD sebanyak 1.414 liter dengan jumlah pemakaian sebanyak 471 liter. Untuk ketersediaan APD dan obat-obatan juga terpantau masih aman,” ujar Widiasa.(sur)








