
BULELENG – Momentum diskusi dengan wartawan, tidak hanya dimanfaatkan oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1609/Buleleng, Letkol. Inf. Mohammad Windra Listrianto untuk mengapresiasi peran media massa, baik cetak maupun elektronik dalam upaya pengendalian Pandemi Covid-19.
Pada diskusi santai dan penuh kekeluargaan, Dandim Windra juga mengakomodir saran masukan dan menyorot maraknya illegal loging, ketahanan pangan daerah/nasional, termasuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro berbasis Desa/Kelurahan di Kabupaten Buleleng yang tidak maksimal.
“Dari hasil evaluasi dan saran masukan warga masyarakat, pelaksanaan PPKM Mikro berbasis desa/kelurahan belum maksimal,” ungkap Dandim Windra Listrianto, Selasa, 29 Juni 2021 pada diskusi bertajuk ‘Ngopi Bareng Dengan Insan Pers Kabupaten Buleleng’ di Makodim 1609/Buleleng.
Dandim Windra menandaskan, berdasarkan diskusi maupun saran masukan masyarakat melalui acara interaktif, selain penguatan PPKM-Mikro, pengendalian Pandemi Covid-19 juga harus dilakukan sinergis, melibatkan seluruh komponen masyarakat sesuai tugas pokok serta fungsi (tupoksi) masing-masing.
“Karena dampak dari Pandemi Covid-19 sangat kompleks, tidak hanya perekonomian, namun juga ketersediaan pangan dan tingkat kriminalitas seperti pencurian termasuk illegal loging. Sehingga harus ditangani secara komperhensif, tidak bisa parsial karena semua sektor saling terkait, satu dengan yang lain,” tandasnya.
Penanganan Covid-19 dilakukan sesuai protokol kesehatan, terlebih saat ini terindikasi adanya varian delta yang memiliki tingkat penyebaran sangat tinggi.
“Prokes dan PPKM Mikro harus diperkuat, ketahanan pangan terjaga, dan penyebaran informasi melalui media harus faktual sehingga tidak menimbulkan kegamangan di masyarakat. Informasi media yang valid, diharapkan dapat menumbuhkan imunitas masyatakat,” pungkasnya. (kar)








