
GIANYAR – Satpol PP Kabupaten Gianyar disibukkan dengan kehadiran gelandangan dan pengemis (gepeng). Mereka menyerbu wilayah perkotaan dan dikeluhkan masyarakat.
Pantauan WARTA BALI, para gepeng dengan wajah memelas mangkal di toko-toko modern maupun tempat fasilitas umum yang ramai pengunjung. Gepeng dewasa membawa anak-anak untuk beroperasi mengharapkan belas kasihan. “Yang gepeng dewasa biasanya berada di emperan toko sambil berpura-pura sebagai pedagang keliling yang sedang beristirahat. Sedangkan anak-anak ditugaskan sebagai eksekutor,”kata seorang warga yang keberatan namanya diwartakan, Selasa 11 Mei 2021.
Warga lainnya yaitu Nyoman Asta (35) juga menyayangkan kehadiran gepeng di wilayah Gianyar. Ia mengaku selama ini sering melihat gepeng ditertibkan, tapi seakan tak ada kapoknya karena kembali beroperasi. “Wajah para gepeng itu sudah familiar oleh Petugas Satpol PP. Saya malah kasian melihat petugas Pol PP yang sering melakukan pemertiban, karena gepeng ini akan datang lagi,” ujar Asta saat ditemui di salah satu apotek yang juga dipakai mangkal gepeng.
Sebelumnya, para gepeng menyasar kawasan wisata Ubud. Diduga karena kunjungan wisatawan sepi, mereka menuju Kota Gianyar.
Kasat Pol PP Gianyar I Made Watha menegaskan, anggotanya hampir setiap hari melakukan penertiban gepeng. Hanya, ia mengakui para gepeng membandel. ” Hari ini kami tertibkan sekitar 30 gepeng dan langsung diangkut ke truk untuk diserahkan ke Dinas Sosial. Mereka mengaku berasal dari Kabupaten Karangasem,” ungkapnya. (jay)








