
Petugas masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian
BULELENG – Diduga karena dendam, seorang oknum pelajar berinisial DPAB (18) beralamat Banjar Dinas Kelodan Desa Ringdikit Kecamatan Seririt tega menusuk leher temannya berinisial IBKP (15) juga beralamat di Banjar Dinas Kelodan Desa Ringdikit. Tusukan pisau yang dilakukan terduga pelaku secara tiba-tiba, membuat korban mengalami luka serius pada bagian leher.
“Aksi penganiayaan ini terjadi pukul 18.30 Wita, pada salah satu gang di Banjar Dinas Kelodan Desa Ringdikit Kecamatan Seririt,” ungkap Kapolsek Seririt, Kompol I Gede Juli, Senin, 12 April 2021 malam saat evakusi korban di RSUD Buleleng.
Mantan Kabagren Polres Buleleng ini memaparkan, dari hasil penyelidikan awal yang dilakukan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Seririt, aksi penganiayaan dilakukan oleh terduga pelaku dalam perjalanan menuju pos kamling, setelah sempat main di rumah Komang Juni Candradinata.
“Saat kejadian, terduga pelaku dan korban masih berada di gang, sementara saksi Komang Juni (12) dan Ketut Pasek Sastrawan (12) sudah berada di pos kamling,” jelasnya. Kemudian, saksi mendengar teriakan minta tolong dari arah gang.”Saat dilihat, saksi melihat korban tergeletak dan terluka dibagian leher, sementara terduga pelaku sudah tidak ada,” jelasnya.
Melihat korban terluka, lanjut Juli, kedua saksi kemudian melaporkan kejadian yang menimpa korban kepada orang tuanya.
“Olehh pihak keluarga, aparat desa dan petugas Babinkamtibmas serta Babinsa, korban langsung dibawa ke RSUD Buleleng untuk mendapat penanganan medis,” tandas Juli sembari menyebutkan dari hasil pemeriksaan korban mengalami satu luka tusukan pada leher bagian kanan.
Sementara terduga pelaku yang kabur ke rumah setelah menusuk korban, sudah diamankan berikut satu buah pisau dapur dan celana jean pendek sebagai barangn bukti.
“Terkait motif, masih dalam penyelidikan, namun dari keterangan saksi, pelaku diduga dendam terhadap korban karena sering dibuly,” pungkasnya. (kar)








