
TABANAN – Meski hanya memiliki persiapan sangat mepet yakni 1,5 bulan saja namun tim panjat tebing PON Bali akhirnya finish di peringkat IV. Sementara Jawa Timur (Jatim) yang diprediksi sebelumnya bakal meraih juara umum akhirnya menjadi kenyataan pada pertandingan terakhir Mini Kompetisi Panjat Tebing bertitel Road to PON XX/2021 Papua.
Jatim menjadi juara umum dengan raihan 7 emas, 5 perak dan 6 perunggu, runner up ditempati Papua dengan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu, peringkat III ditempati DKI Jakarta dengan 1 perak dan 1 perunggu, peringkat IV tuan rumah Bali dengan 1 perak dan 4 provinsi lainnya, Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Riau tak membawa pulang medali.
Perak Bali disumbangkan atlet panjat tebing asal Badung Temi Teli Lasa di nomor Lead Perorangan Putra. Jatim memang diunggulkan karena memang sudah lama melakoni Pelatda dan tetap berjalan meski masa pandemi Covid-19 sehingga persiapan lebih lama dan lebih matang.
Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika saat menutup kegiatan itu di Lintasan Panjat Tebing Alit Saputra Tabanan, Rabu 7 April 2021 menegaskan, setelah ini akan dilakukan evaluasi total soal tampilan para atlet panjat tebing PON Bali bersama para pelatih.
“Kami memang tak mentargetkan apa-apa di Mini Kompetisi ini karena disamping persiapan para atlet PON Bali sangat pendek, juga target kami sebenarnya di PON Papua nantinya. Pastinya target kami utamanya yakni membuat kegiatan berjalan lancar dan sukses seperti yang terlihat serta utamanya menunjukkan jika Bali sudah bisa dijadikan tempat untuk gelaran olahraga level nasional dan pariwisata Bali bisa kembali semarak,” tutup Yudi Atmika. (ari)








