
TABANAN –Temi Teli Lasa akhirnya menyumbangkan medali perak bagi tim panjat tebing PON Bali di nomor Lead perorangan putra pada Mini Kompetisi Road to PON Papua XX/2021 di Lapangan Alit Saputra Tabanan, Selasa 6 April 2021). Sementara medali emas disabet pemanjat tebing Papua Raviandhi Ramadhan dan perunggu diraih Papua juga melalui Ravianto Ramadhan.
Sayangnya di bagian putri, pemanjat tebing PON Bali Nadya Putri Virgita bercokol di peringkat 7. Sementara medali emas dan perak diraih pemanjat tebing Jawa Timur (Jatim) melalui Fitria Hartani dan Ragil Rakasiwi serta perunggu diraih DKI Jakarta melalui Ramadhani Suat.
Di nomor World Record (WR) perorangan putri, Jawa Timur (Jatim) sapu bersih medali dengan meraih medali emas, perak dan perunggu melalui Syafi’iiya dan Narda Mutia serta Nindi Febrianti. Sebenarnya Bali sendiri berpeluang meraih medali di nomor ini hanya saja Bali tak menurunkan atletnya karena atlet andalannya Desak Made Rita Kusuma Dewi tengah fokus latihan di Pelatnas.
Sedangkan di bagian putra, emas dan perak diraih Jatim juga melalui Adi Mulyono dan Sufrianto dan perunggu dibawa pulang atlet DKI Jakarta Aspar. Bali sendiri yang menurunkan I Made Wisnu yang meraih perak di nomor ini saat pra-PON silam bercokol di 8 besar.
Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika mengutarakan, dengan keterbatasan waktu latihan memang menjadi faktor utama kendala. Namun justeru dengan Mini Kompetisi maka bisa dievaluasi secara total untuk performa atlet masing-masing. Artinya kekurangan yang ada bisa dibenahi di waktu tersisa sebelum berlaga di PON Papua XX/2021 November mendatang.
“Nanti setelah Mini Kompetisi berakhir kami bakal secepatnya melakukan rapat evaluasi dan menyiapkan program selanjutnya. Pasalnya masih banyak program yang harus dijalani atlet panjat tebing PON Bali ke depannya. Kami harap KONI Bali juga terus mendukung program kami itu,” pungkas Yudi Atmika. (ari)








