
BULELENG – Langkah sangat tak populer namun mengagetkan, yakni membuka usaha perbankan di masa Pandemi Covid-19, tak pelak membuat banyak kalangan heran. Meskipun masih diselimuti dengan rasa heran, Camat Buleleng Riang Pustaka merasa terhormat dan mengapresiasi ‘Soft Opening’ Bank Adi Jaya oleh Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat (PT-BPR) Adi Jaya Mulia.
“Ini sangat mengherankan, investasi luar biasa perbankkan pada masa Pandemi Covid-19,” ungkap Camat Riang Pustaka, Selasa, 30 Maret 2021 pada ‘Soft Opening’ Bank Adi Jaya ditandai dengan pelepasan 30 balon ke udara dan pengguntingan pita.
Mantan Camat Seririt ini yakin, Bank Adi Jaya yang digagas Almarhum Komang Sumantri dan dikelola para profesional, akan mampu membuat Buleleng Megejeran.
“Saya tertarik dengan bahasa pengantar acara yang disampaikan Pang Balang Tamak, Megejeran. Sehingga saya berharap, Bank Adi Jaya ini tidak hanya bisa berjaya seperti namanya, tapi juga mampu membuat Buleleng Megejeran,” tandasnya.
Menyikapi rasa heran dan tantangan Camat Buleleng, Dirut Bank Adi Jaya Ketut Wiratjana menyatakan heran pasti dan tantangan diterima sebagai motivasi untuk menjadikan Bank Adi Jaya Sahabat Masyarakat Buleleng, termasuk UKM dalam membangkitkan perekonomian.
“Selain ijin dari Otoritas Jasa Keuangan, pemenuhan modal inti Rp 15 Miliar dari syarat minimal Rp 6 Miliar dari Ibu Santhi dan Ibu Ayu serta kerjasama dengan Jamkrida Bali, sangat membantu dan membuat kami, direksi bersama staf/karyawan optimis mampu menggerakkan perekonomian Buleleng,” tandas Wiratjana dibenarkan Putu Sadiartha selaku direktur.
Bank Adi Jaya yang dilounching bertepatan dengan HUT Ke-417 Kota Singaraja juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat terdampak Pandemi Covid-19. (kar)








