
DENPASAR – Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos, Msi menerima kunjungan Wakil Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konsulat Jendral Amerika Serikat di Surabaya, Dylan Hoey. Pertemuan dalam kunjungannya berlangsung di ruang Ketua DPRD Bali, Kamis 25 Maret 2021. Dalam kunjungannya Dylan Hoey didampingi Yesika Indarini.
Menurut Wakil Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konsulat Jendral Amerika Serikat di Surabaya, Dylan Hoey pada pertemuannya dengan Ketua DPRD Bali dalam rangka silahturahmi antara DPRD Provinsi Bali dengan Pemerintah Amerika Serikat. Dalam pertemuan, Dylan Hoey mempertanyakan keberadaan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang sudah berlangsung setahun lebih dan dampak pandemi yang menglobal.
Khusus di Bali Dylan Hoey juga mempertanyakan dampak dari pandemi Covid-19 hingga pertumbuhan ekonomi Bali dan perkembangan infrastruktur di Bali sejak terjadi pandemi Covid. Pihaknya meyakini dampak dari pandemi yang menglobal ini sudah jelas berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Olehkarenanya, ditengah pandemi ini pihaknya berharap pertumbuhan ekonomi di Bali kedepannya bisa semakin membaik dan terjadi pemerataan pertumbuhan ekononi sampai pada daerah-daerah masyarakat terpencil.
Tak kalah pentingnya Wakil Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konsulat Jendral Amerika Serikat ini juga mempertanyakan mengenai pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai. Sebab, Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia akan berdampak buruk kalau keberadaan sampah plastik tersebut tidak dikendalikan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama menyampaikan, pandemi Covid-19 sudah setahun lebih dan belum diketahui secara pasti kapan pandemi ini akan berakhir. Secara ekonomi sudah jelas berpengaruh sangat besar bahkan pertumbuhan ekonomi Bali sampai pada angka minus. Ekonomi Bali benar-benar terpuruk dan pandemi Covid-19 memberikab dampak ekonomi disemua sektor.
Ditengah pandemi yang berkepanjangan, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, berbagai kebijakan sudah dilakukan untuk perbaikan dan pemulihan ekonomi Bali. Efesiensi anggaran dalam APBD 2020 dan APBD 2021 Provinsi Bali juga sudah dilakukan dan semua diprioritaskan untuk percepatan penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi Bali.
Sementara dalam penanganan sampah plastik, Ketua Adi Wiryatama mengatakan Bali memverikan perhatian serius dalam penanganan sampah plastik. Hal ini dilakukan mengingat Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia. “Di Bali, kita sudah ada Pergub yang mengatur tentang penggunaan plastik sekali pakai,” katanya.
Adi Wiryatama menambahkan, Pergub No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai sudah berjalan sejak 2 tahun lalu. Tujuannya sudah jelas, untuk menjaga kesucian dannkeharmonisan alam Bali beserta isinya. Sejak kebijakan tersebut dilaksanakan mampu menurunkan timbulan sampah plastik di Bali. Hotel, Restauran dan toko modern tidak lagi menyediakan kantong plastik dan sudah diganti dengan tas belanja yang ramah lingkungan.
Mengakhiri pertemuan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama juga berpesan kepada Wakil Kepala Konsulat Jenderal Amerika Serikat agar silahturahmi amerika serikat dengan Provinsi Bali tetap terjaga dan terjalin dengan baik. (arn)








