
BULELENG – Masyarakat Buleleng bisa tersenyum sumringah. Pasalnya, dua program skala prioritas yang sempat terancam refocusing anggaran akhirnya luput dan tetap bisa dianggarkan pada Bantuan Keuangan Khusus Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021. Dua program pembangunan, yakni Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno (RTH-TBK) dan pengembangan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Air Sanih.
“Sesuai surat dari Sekprov Bali, BKK untuk Pembangunan RTH-Taman Bung Karno dan SPAM Air Sanih tetap dianggarkan Pemprov Bali pada Tahun Anggaran 2021,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Selasa, 16 Maret 2021.
Sekda Suyasa memaparkan, sesuai daftar BKK yang dikirimkan Sekprov Bali, pembangunan RTH Taman Bung Karno mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 16 Miliar lebih.
“Saat ini,Dinas Lingkungan Hidup sedang menyusun dokumen pelelangannya, sehingga segera pekerjaan pembangunan RTH-TBK bisa didaftarkan dan dileleng melalui LPSE Kabupaten Buleleng,” tandasnya.
Sementara untuk pengembangan jaringan SPAM Air Sanih mendapat alokasi dana BKK sebesar Rp 15 Miliar.
“Untuk proses penyiapan dokumen dan pelelangan pekerjaannya disiapkan serta dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Buleleng. Sedang dipersiapkan, sehingga bisa dilaksanakan dan rampung tahun 2021 ini,” pungkasnya. (kar)








