
BANGLI – Seekor anjing tiba-tiba mengambuk menggigit 3 warga di wilayah Banjar Kawan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli, Senin (13/7/2026). Teror anjing tersebut membuat warga setempat panik karena khawatir anjing terjangkit rabies.
Sementara tiga korban salah satunya merupakan Warga Negara Asing (WNA) langsung mendapat penanganan medis berupa pemberian vaksin anti rabies.
Warga melihat anjing tersebut datang dari arah Kota Bangli, sampai di lokasi anjing berbulu putih itu menunjukkan sikap agresif dan langsung menggigit tiga warga yakni, Ni Ketut Suciasih, warga asal Banjar Pule, Kelurahan. Kawan, Kecamatan Bangli, Ni Ketut Pitriani asal Lingkungan, Sedit, Bebalang dan LI QIUJUN warga negara China.
Kadis Pertanian, Katahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sarma dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026) mengatakan kejadian tersebut telah mendapatkan penangan dari Dinas PKP serta Dinas Kesehatan Bangli.
“Anjing tersebut telah kita eliminasi, sementara sampel otak telah dikrim ke laboratoriun di Denpasar, guna memastikan apakah anjing tersebut terjangkit rabies atau tidak. Hasil lab kemungkinan Selasa sore akan keluar,”ucapnya.
Ia menambahkan penanganan selanjutnya jika anjing tersebut positif rabies, akan melakukan beberapa tindakan sesuai SOP yang ada seperti vaksin di sekitar wilayah dan melakukan eliminasi terbatas.
“Kita akan melakukan penelusuran terkait anjing yang sempat kontak dengan anjing tersebut. serta akan melakukan eliminasi terbatas,”tegasnya.
Kasi Humas Polres Bangli Iptu. I Gede Gumiliarta seijin kapolres Bangli, terpisah membenarkan adanya laporan gangguan kamtibmas, adanya warga di wilayah Lingkungan Kawan digigit anjing.
“Polres Bangli melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawan, telah koordinasi dengan Lurah Kawan dan Kepala Lingkungan Kawan terkait kejadian tersebut,”katanya (*)








