
KUTSEL – Setelah sukses memikat wisatawan lewat destinasi populer seperti Pantai Pandawa, Gunung Payung, Pantai Timbis, dan Tanah Barak, Desa Adat Kutuh kini tengah bersiap melebarkan sayap pariwisatanya. Desa adat yang terletak di wilayah Kabupaten Badung ini berencana mengembangkan sebuah destinasi baru berupa taman rekreasi di area yang dikenal dengan nama Bang Bang Kembar.
Bendesa Adat Kutuh, Jro Mangku Nyoman Mesir mengungkapkan, area Bang Bang Kembar memiliki potensi alam yang sangat kuat, terutama karena keberadaan sebuah beji atau sumber air. Menurutnya, beji dalam area Bang Bang Kembar memiliki aura spiritual yang kuat dan telah menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kutuh dari zaman ke zaman.
“Beji Bang Bang Kembar ini auranya memang sumber kehidupan masyarakat Kutuh dari dahulu. Kami melihat, ini cocok sekali dikembangkan,” ucapnya.
Melihat potensi besar tersebut, pihak desa menilai kawasan ini sangat cocok untuk dikembangkan lebih lanjut. Sebagai langkah awal, sebuah sumur bor telah dibangun di lokasi dengan kualitas air yang sangat jernih, bahkan menyerupai air kemasan. Air tersebut kini sudah mengalir lancar dan siap mendukung operasional kawasan wisata ke depan.
Destinasi baru ini rencananya akan berdiri di atas lahan seluas 73 are yang terletak di jalur menuju Jalan Gunung Payung. Berbeda dengan deretan pantai di Kutuh yang identik dengan tebing kapur, Bang Bang Kembar akan menawarkan nuansa hijau nan asri karena masih dipenuhi oleh pepohonan besar.
Konsep utama yang diusung adalah taman rekreasi yang dipadukan dengan pembangunan hutan desa adat yang dikhususkan untuk tanaman berbau harum, seperti pohon cempaka dan sejenisnya. Selain hutan yang harum, fasilitas penunjang lain seperti kolam pemancingan juga akan dibangun untuk memanjakan wisatawan.
Kendati demikian, Jro Mangku Nyoman Mesir mengakui bahwa proyek ini akan memakan waktu pengerjaan yang cukup lama serta membutuhkan dana yang tidak sedikit, yakni diperkirakan menyentuh angka Rp5 miliar. Oleh karena itu, pembangunan fisik akan dilakukan secara bertahap. (adi)








