
BULELENG – Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Turmalin 384310, Rafles Tafa Kusuma (17) beralamat Jalan Murai A004/007, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis, 2 Juli 2026 siang berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan.
Rafles Tafa Kusuma yang dilaporkan hilang pada hari Selasa, 30 Juni 2026 pukul 12.30 Wita karena belum kembali ke kapal, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Teluk Banyu Wedang.
“Iya benar, setelah dilakukan pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa usai evakuasi korban ke RSUD Kabupaten Buleleng.
Mantan Camat Tejakula ini menyebutkan, jenasah korban saat ini dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, termasuk otopsi bilamana dibutuhkan.
“Kami masih melakukan kordinasi dengan aparat kepolisian, nahkoda Kapal Turmalin serta keluarga korban untuk menentukan langkah lebih lanjut,” tandasnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan mengingat korban dilaporkan hilang setelah turun dari kapal pada hari Senin, 29 Juni 2026 pukul 21.00 Wita, kemudian ke darat menggunakan speed boat menuju Pantai Pasir Putih Banyu Wedang namun tidak kembali hingga hari Selasa, 30 Juni 2026 pukul 12/30 Wita.
“Sementara speed boot ditemukan warga terdampar di Pesisir Pantai Pasir Putih Pantai Banyuwedang Kecamatan Gerokgak. Saat ini, masih dalam penanganan aparat kepolisian,” pungkasnya.(*)








