
DENPASAR – Persoalan harga makanan dan minum di PKB selalu menjadi perhatian tiap tahun penyelenggaraan. Untuk tahun ini Kendatipun stand kuliner di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII/2026 sudah digratiskan. Namun harga makanan dan minuman masih tergolong mahal. Salah satunya segelas es jeruk dihargai Rp 20 ribu.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh mengatakan akan melakukan pengecekan.
Pihaknya juga mengaku bahwa timnya sebanyak 12 orang dibagi ke dalam tiga shift, bergiliran turun setiap hari memantau stand kuliner.
“Gini Pak ya, tim saya itu tiap saat ada di sana. Saya menurunkan orang tiga shift setiap hari. Jangan saya diajarin lagi!,” katanya, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, harga yang ada dalam menu tersebut merupakan dari para pedagang.
“Kami sudah informasikan bahwa itu nggak boleh terlalu banyak meningkatkan ini (harga), keuntungan itu tidak perlu di sini (karena promosi), gitu lho,” ujarnya.
Pihaknya juga sudah bekali dengan daftar menu.
“Semua itu kami yang buatkan, sesuai dengan yang mereka buat,” katanya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa harga yang mahal itu setelah dicek kebanyakan dari luar kawasan Taman Budaya Bali.
“Saya setiap malam turun ke PKB sampai tutup pak. Ibu Gub juga setiap malam keliling disana. Silahkan saat malam-malam itu langsung komplain atau infokan ke kami kalau ada UMKM kuliner yang nakal,” pungkasnya. (*)








