
DENPASAR – Kobaran api menghanguskan warung bakso, gudang proyek, dan sebuah rumah sekaligus dijadikan toko sembako di Jalan Eko Wisata, Gang Damai, Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, Senin (8/6/2026).
Peristiwa sekitar pukul 12.20 itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp530 juta.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Endang Tri Suarni. Awalnya, saksi sedang menggoreng tahu menggunakan tungku kayu bakar di dapur warung bakso. Kemudian, masakannya ditinggal ke warung.
“Setibanya di warung, saksi dikagetkan dengan suara ledakan tiga kali. Endang melihat kobaran api besar membakar warung bakso milik Dani Siswanto (53),”kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Dalam hitungan menit, api di warung sembako menjalar ke gudang proyek milik Rolis (40) dan toko sembako milik Muhammad Ferdi (43).
“Saat kebakaran, para pemilik usaha tidak di lokasi,”ungkapnya.
Warga berusaha memadamkan si jago merah menggunakan peralatan seadanya. Api akhirnya dijinakkan sekitar pukul 14.30 WITA oleh petugas BPBD Kota Denpasar yang mengerahkan tujuh unit armada damkar.
Iptu Adi Saputra Jaya menyebut kerugian yang dialami Agus Siswanto mencapai Rp200 juta. Api menghanguskan dua motor, mesin cetak bakso, TV, freezer, serta empat gerobak bakso.
Sementara, Rolis melaporkan tiga motor dan peralatan proyek miliknya hangus terbakar dengan kerugian sekitar Rp 30 juta.
Sedangkan Muhammad Ferdi mengalami kerugian Rp300 juta setelah api menghanguskan rumah beserta toko sembako dan seluruh barang yang dijual. Kemudian, tiga motor, surat-surat berharga, serta uang Rp50 juta.
“Dugaan awal pemicu kebakaran karena kelalaian saksi Endang Tri Suarni yang meninggalkan api saat menggoreng tahu ke warung,”tegasnya.








