
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa menuturkan, proyek ini merupakan inovasi layanan satu-satunya di Indonesia. Saat ini, fokus pengerjaan tinggal menyisakan proses pengkoneksian dengan jaringan eksisting.
Selain pengkoneksian dengan pipa eksisting di exit tol, secara teknis juga akan dilakukan pemasangan cincin pemberat pada titik-titik tertentu.
Untuk diketahui pula, Pipa Tol Laut ini diproyeksikan dapat menjadi jawaban pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah Kuta Selatan, utamanya pada bagian timur seperti Kampial, Sawangan, Pratama, dan Nusa Dua. Langkah ini sekaligus menjadi antisipasi terhadap masifnya pembangunan dan lonjakan kebutuhan air di wilayah tersebut.
Selain meningkatkan volume pasokan, infrastruktur ini juga dirancang untuk menjadi sistem cadangan (backup) seandainya terjadi gangguan atau persoalan pada jaringan pipa darat yang sudah ada saat ini. “Dengan menambah pipa ini, kita bisa mengirim air lebih banyak. Jika kita bisa kirim air lebih banyak, pasti (kebutuhan masyarakat) di selatan akan bisa terlayani lebih banyak,” pungkas Suyasa. (adi)








