
BULELENG – Berbagai upaya mengidentifikasi sekaligus menggerakkan kreatifitas seniman ditengah Pandemi Covid-19, terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Kebudayaan (Disbud). Salah satunya dengan menggelar Pentas Seni Virtual (PSV) berbasis protokol kesehatan (Prokes).
Selain untuk memberikan wahana berkreatifitas, PSV yang digelar bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Buleleng ini juga diharapkan dapat memotivasi seniman agar tetap eksis ditengah Pandemi Covid-19.
“Ketika pandemi melanda, seniman tidak bergairah lagi, karena kita tidak bisa menyelenggarakan festival, wahana para seniman untuk mementaskan karya seninya,” tandas Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Rabu (2/12/2020) malam saat membuka PSV bertajuk ‘Adigang, Adigung, Adiguna’ di Puri Seni Sasana Budaya Singaraja.
Dengan mengadopsi kemajuan teknologi serta prokes, kata Suradnyana, kegiatan diselenggarakan tanggal 2 – 9 Desember 2020 ini diharapkan dapat menjadi bentuk adaptasi kebiasaan baru dari sebuah pementasan seni dan budaya ditengah Pandemi Covid-19.
“Dengan mengadopsi kemajuan teknologi sebagai metode untuk bisa tetap menumbuh kembangkan kreativitas masyarakat, pentas seni ini bisa dinikmati warga masyarakat secara virtual dari tanggal 2 sampai dengan 9 Desember 2020 setiap pukul 18.00 wita, melalui live streaming di facebook dan channel youtube Dinas Kabudayaan Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.
Bupati Suradnyana juga berharap PSV yang dirangkaikan peluncuran dan bedah buku bertajuk ‘Menjaga Kisah Seratus Motif Tenun dan Ukiran Buleleng’ ini, juga dapat memotivasi budayawan dan seniman untuk tetap berkreatifitas.
Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara memaparkan, PSV Tahun 2020 yang diselenggarakan tanggal 2 – 9 Desember 2020 ini diikuti 14 komunitas/sanggar seni dan 1 partisipan. Sesuai tema kegiatan yakni, ‘Adigang, Adigung, Adiguna’, PSV yang dikemas sesuai tata kelola pementasan seni budaya berbasis prokes ini, diharapkan dapat membangkitkan spirit penyatuan kekuatan para seniman, pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian seni dan budaya ditengah terpaan Pandemi Covid-19.
Serangkaian pembukaan PSV yang dihadiri Ketua Dekranasda Buleleng, Nyonya Aries Sujati ini juga diserahkan 8 Piagam Penghargaan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tingkat Dunia antara lain berupa Karya Budaya Wayang Wong Tejakula, Piagam Lomba Lukis Wayang Parwa dan Lomba Sambrama Wacana tingkat remaja se-Kabupaten Buleleng yang digelar secara virtual. (kar)








