
Pantai Bina Ria Lovina
BULELENG – Rencana pembukaan Gerbang Pariwisata Bali oleh Pemerintah Provisi (Pemprov) pada awal Januari 2021, mendapat tanggapan beragam dari sejumlah eksponen masyarakat. Sejumlah pelaku pariwisata, terlepas dari pemahaman tentang Pandemi Covid-19, menyambut kebijakan Gubenur Bali Wayan Koster ini sebagai angin segar percepatan pemulihan perekonomian masyarakat Bali yang selama ini ditopang pariwisata.
Sejumlah pelaku pariwisata di Pantai Bina Ria Lovina, mengaku mendukung kebijakan pembukaan pariwisata Bali karena sudah jenuh, tidak melakukan aktifitas sehingga berdampak pada kondisi perekonomi keluarga.
“Ya, kalau dibuka kan bisa kerja lagi, dapat uang untuk menghidupi keluarga yang hampir delapan bulan ini tidak menentu, bahkan sudah banyak utang,” tandas Arianta meyakinkan.
Pemandu wisata dholphin ini menyebutkan sejak Pandemi Covid-19, penghasilan pelaku wisata dholpin dan lainnya turun drastis bahkan berubah sampai 180 drajat.
“Ada pekerjaan lain, syukur masih ada tamu domistik yang datang untuk wisata dholphin, tamu asing sudah tidak ada sejak April lalu,” ujar Arianta yang mengaku pasrah menghadapi Pandemi Covid-19.
Disisi lain, sejumlah pengelola hotel dan restouran di Kawasan Pariwisata Lovina menyatakan belum yakin dan lebih memilik untuk ‘wait and see’.
Dengan kondisi yang sama, mengalami Pandemi Covid-19 bahkan ada yang lockdown atau kondisi negaranya belum pulih, apa ada negara yang mengijinkan warganya berkunjung ke luar negeri ?”Bukan pysimis, tapi mencoba berfikir logis ditengah Pandemi Covid-19 yang belum teratasi,” tegasnya.
Kalaupun terpaksa dibuka, kata Sukanada, tata kelola objek pariwisata yang aman dan nyaman dari Covid-19 sudah siap dan dilakukan.
Sementara Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa menyatakan, Pemkab Buleleng melalui Dinas Pariwisata sudah menyiapkan segala sesuatu yang terkait dengan pembukaan sektor pariwisata.
Sebagai uji coba dan bahan evaluasi, pelaksanaan Protokol Kesehatan sebagai syarat utama dibukanya Objek Pariwisata akan disimulasikan sebelu dibuka. (kar)








