
BULELENG – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, Rabu 13 Agustus 2025 pagi, pimpin panen perdana Jagung Hybrida Unggulan, Varietas Goak Poleng di Hutan Kota Singaraja.
Selain sebagai komitmen Pemkab, Polres dan Kodim 1609/Buleleng dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah maupun nasional sesuai program Asta Cita Presiden Prabowo, panen perdana ini juga sekaligus memperkenalkan benih unggul Jagung Hibrida, Varietas Goak Poleng dan Nasi Jagung Buleleng.
“Pertumbuhan Jagung Goak Poleng di Integrated Farm Kabupaten Buleleng menunjukkan hasil memuaskan. Benih jagung yang bersih dan berkualitas ini diharapkan dapat menjadi pemicu daerah lain untuk mengembangkan komoditi strategis sebagai pengganti beras,” tandas Bupati Sutjidra pada panen perdana Jagung Goak Poleng yang diikuti pimpinan OPD Pemkab Buleleng, Kapolsek jajaran Polres Buleleng serta peneliti lokal dan kelompok tani setempat.
Bupati Sutjidra menegaskan jagung merupakan komoditas strategis yang bernilai ekonomis dan berpeluang untuk dikembangkan sebagai pangan pengganti beras.
“Karena, kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat setelah beras. Selain bahan pokok, hampir seluruh bagian tanaman jagung bisa dimanfaatkan untuk pertaniaan dan ternak,” jelasnya.
Sinergitas menuju swasembada pangan, dilakukan Pemkab Buleleng dengan mendukung produksi jagung oleh jajaran Polres Buleleng dan padi oleh jajaran Kodim 1609/Buleleng melalui langkah strategis untuk menjaga lahan pertanian dan segera meluncurkan program hilirisasi berupa program Nasi Jagung Buleleng.
“Menjaga lahan dengan keringanan PBB-P2 dan program hilirisasi sangat penting dilakukan untuk meningkatkan minat generasi muda pada sektor pertanian dan menjaga hasil pertanian lokal agar tidak keluar daerah. Benih Jagung Goak Poleng juga diharapkan menjadi ikon dalam mendorong kemandirian pangan dan kesejahteraan petani,” tegasnya.
Senada dengan Bupati Buleleng, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menandaskan panen perdana sekaligus peluncuran benih jagung Hibrida Varietas Goak Poleng juga menjadi moment penting dalam penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Buleleng.
“Hari ini merupakan momen bersejarah. Panen Jagung Goak Poleng yang ditanam 16 April 2025 dengan hasil mencapai 9,1 ton/hektar, bukan hanya simbol keberhasilan di bidang pertanian, tetapi juga bukti nyata Polri hadir untuk masyarakat, mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tegasnya.
Benih Jagung Goak Poleng, kata Kapolres Widwan merupakan hasil pengembangan benih jagung yang memiliki produktivitas tinggi, tahan hama, serta adaptif terhadap iklim Buleleng.
“Nama Goak diambil dari sifat burung gagak yang cerdas dan adaptif, sedangkan Poleng merujuk filosofi Rwa Bhineda, keseimbangan dua unsur berlawanan,” pungkasnya. (kar/jon)








