
DENPASAR – DOKU, perusahaan fintech pembayaran terdepan di Indonesia, menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem pembayaran digital di wilayah Indonesia Timur. Setelah sukses hadir di Bali sejak 2014, DOKU kini memperluas jangkauannya hingga Raja Ampat untuk mendorong transformasi digital lintas sektor bisnis.
“Selama lebih dari satu dekade hadir di Bali dan Nusa Tenggara, DOKU menjadi bagian dari perjalanan digitalisasi banyak pelaku usaha lokal maupun internasional. Kini kami membawa semangat itu ke Indonesia Timur untuk memperluas manfaat teknologi pembayaran yang efisien dan mudah diakses,” ujar Novel Nababan, VP of Business Regional DOKU, dalam rilisnya, Jumat (7/11/2025).
Di Bali, DOKU telah menjadi mitra utama di sektor travel & hospitality, serta terus berkembang di bidang transportasi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Pertumbuhan bisnis DOKU di Bali bahkan mencapai 57 persen hingga pertengahan 2025, dengan metode pembayaran paling populer berupa kartu kredit, virtual account, dan QRIS.
Untuk mendukung pariwisata global, DOKU juga menghadirkan layanan Alipay bagi wisatawan asal Tiongkok, mempermudah transaksi dan meningkatkan daya saing merchant lokal. Sementara itu, inovasi DOKU PayChat memungkinkan pelanggan bertransaksi langsung melalui WhatsApp tanpa berpindah platform.
Langkah strategis lainnya, DOKU menggandeng BLUD Raja Ampat dalam proyek transformasi sistem pembayaran digital di sektor pariwisata. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting modernisasi transaksi di kawasan konservasi unggulan Indonesia Timur, menciptakan sistem pembayaran yang transparan, efisien, dan berdaya saing global.
Dengan jaringan lebih dari 300.000 merchant di seluruh Indonesia, DOKU terus memperkuat posisinya sebagai fintech pembayaran nasional yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital — dari Bali hingga Raja Ampat. (sur)








