
BADUNG – Ada hal yang berbeda antara gelaran The Nusa Dua Festival 2025 ini dengan Nusa Dua Festival di tahun-tahun sebelumnya. Hal itu berupa penyediaan area bernama 21+Island.
Sesuai namanya, area ini dikhususkan bagi orang dewasa yang berusia 21 tahun ke atas. Utamanya bagi mereka yang perokok, lokasi ini sekaligus dijadikan sebagai smoking area.
“Kita menyediakan ruang untuk para perokok. Yang merokok menghormati yang tidak merokok, dan yang tidak merokok menghormati yang merokok,” sebut Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, ditemui di hari terakhir pelaksanaan TNDF 2025, Minggu (26/10/2025).
Dengan penyediaan area khusus itu, pelaksanaan TNDF dirasa bisa tetap sehat, bagus, dan rapi melalui pemisahan yang jelas antara perokok dan yang tidak merokok. Dan menariknya lagi, 21+Island bukanlah area kosong, melainkan sebuah area yang juga dilengkapi sajian entertainment.
“Sajiannya juga berbeda. Di situ (21+Island) ada DJ-nya,” ungkapnya mengenai area khusus yang memanfaatkan area Taksu Art Stage Pulau Peninsula tersebut.
Diceritakan dia, area tersebut disediakan sebagai respon keinginan anak-anak muda pecinta party. Dan melihat respon positif dari pengunjung TNDF 2025, area semacam itu dipastikan akan tetap disediakan pada gelaran di tahun-tahun berikutnya. “Ini (21+Island) akan jadi salah satu yang tetap ada (pada gelaran TNDF berikutnya),” ucapnya sembari menegaskan bahwa anak muda di bawah 21 tahun tidak diperkenankan memasuki area bersangkutan.
Mengutip akun Instagram resmi @thenusaduafestival, dikabarkan bahwa pada stage 21+Island disajikan suasana party dengan dentuman musik elektro oleh sejumlah DJ. Di antaranya yakni Valy Mo, Sinitsa, Iris, dan Aluku Rebel. Di sekitarnya, juga ada sejumlah booth produk, yakni Dos Hermanos, Breman, Hatten Wine, dan Palapa. (adi,dha)








