
BADUNG – Mahasiswa Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan aksi nyata melalui gelaran program Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Reguler Periode II Tahun Akademik 2024/2025, di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Program yang terlaksana dalam rentang waktu 20 Juli – 25 Agustus 2025 ini mencakup berbagai kegiatan pengabdian, baik itu dalam hal kesehatan, pertanian dan perikanan, maupun edukasi anak sekolah.
Sebagai Dosen Pembimbing, dr. Sri Ratna Dewi, M.Sc., Sp.PK mengungkapkan, KKN-PPM di Desa Taman itu mengusung tema ‘Sinergi Kesehatan Fisik, Mental, Finansial, dan Lingkungan dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s)’.
“Melalui program ini, para mahasiswa menyelenggarakan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Baik itu di bidang kesehatan, pertanian, edukasi, hingga penyuluhan sosial,” sebutnya, Minggu (24/8/2025).
Di bidang kesehatan, mahasiswa berkolaborasi dalam penyelenggaraan Posyandu Balita dan Lansia. Kegiatan yang dilaksanakan di Banjar Tebejero ini, merupakan hasil kerja sama antara mahasiswa KKN-PPM, kader Posyandu, dan Puskesmas Abiansemal IV.
“Layanan yang diberikan mencakup penimbangan dan pengukuran balita, pemantauan tumbuh kembang, serta imunisasi. Sementara untuk lansia, dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan,” bebernya.
Di bidang pertanian, mahasiswa KKN-PPM bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Taman untuk meningkatkan produktivitas lahan melalui beberapa langkah. Di antaranya seperti penaburan dolomit untuk menyeimbangkan pH tanah, penggunaan pupuk kompos sebagai alternatif organik, pemanfaatan plastik mulsa untuk menjaga kelembapan dan mengurangi gulma, pemberian bibit terong dan tomat di lahan pertanian warga.
“Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan penaburan bibit ikan nila di perairan Subak Desa Taman. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan pangan dan memberikan peluang tambahan bagi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air,” imbuhnya.
Bukan hanya itu, mahasiswa juga melakukan edukasi untuk masyarakat dan remaja melalui penyelenggaraan ‘Sosialisasi Bahaya Narkotika dan Penyalahgunaan Obat-obatan Terlarang’. Ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Kegiatan ini ditujukan kepada pelajar, pemuda, dan masyarakat umum yang dinilai memiliki potensi risiko terhadap penyalahgunaan narkoba. Dengan pendekatan yang komunikatif, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,” ucapnya.
Di samping itu, juga dilaksanakan kegiatan di bidang pendidikan melalui Edukasi Karakter dan Literasi Anak Sekolah Dasar (SD). Dalam hal ini, mahasiswa KKN-PPM turut berperan dalam kegiatan edukatif berupa: Pengajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Bali; Sosialisasi Anti-Bullying untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman; Pelatihan Kepemimpinan Dasar guna menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab; serta Gerakan Gemar Menabung untuk mengenalkan pentingnya literasi keuangan sejak dini.
“Kegiatan ini mendapat respon positif dari guru dan siswa, serta diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak dalam menjalani proses belajar dan kehidupan sosial mereka,” ucapnya seraya menegaskan bahwa kegiatan KKN-PPM bukan hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga pembelajaran nyata tentang kehidupan bermasyarakat, kolaborasi, dan solusi berbasis lokal untuk kemajuan bersama. (adi)








