
BULELENG – Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya bersama Wakil Ketua II DPRD Buleleng Made Jayadi Asmara, anggota dewan serta pimpinan OPD, terima audensi puluhan guru honorer yang tergabung dalam Aliansi Guru Honorer (AGH) Kabupaten Buleleng.
Selain segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk pendataan dan penataan, Dewan Buleleng juga terus berupaya mendorong Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mencarikan formulasi khusus untuk mengakomodir kebutuhan guru di Kabupaten Buleleng.
“DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen terus mengupayakan adanya kebijakan dari kementerian berupa skema prioritas yang bisa mengakomodir kebutuhan tenaga pendidik di Kabupaten Buleleng,” tandas Ngurah Arya usai menerima audensi AGH Kabupaten Buleleng di Gedung DPRD Kabupaten Buleleng, Kamis (3/7/2025).
Ngurah Aryan menegaskan selain skema prioritas penyelesaian masalah yang dihadapi puluhan tenaga pendidik dengan status Guru Honorer, solusi yang dihadirkan juga sekaligus dapat meningkatakan pendapatan para tenaga pendidik yang telah mendedikasikan dirinya demi kemajuan pendidikan khususnya di Kabupaten Buleleng.
“Kita akan segera melakukan langkah-langkah koordinasi baik dengan instansi terkait maupun dengan pemerintah pusat melaui kementrian terkait, sehingga apa yang diharapkan oleh semua pihak dapat segera diakomodir dengan baik,” tandas Ngurah Arya diapresiasi Ketut Ardika.
Selaku koordinator AGH Kabupaten Buleleng, Ardika berharap Guru Honorer yang sudah masuk Dapodik dengan masa kerja 1 hingga 2 tahun.”Kami hanya berharap kejelasan status kami, itu poin utama dan kami berharap pemerintah dapat memperhatikan permasalahan kami,” pungkasnya. (kar/jon)








