
Pada pencarian hari kedua korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
MANGUPURA – Upaya keras yang dilakukan oleh Tim Gabungan Rescue dalam pencarian korban hilang terseret arus di Air Terjun Nungnung Petang, akhirnya membuahkan hasil. Jumat (23/5/2025) korban I Made Gede Tedy Putra Yana ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Kapolsek Petang AKP I Nyoman Arnaya, SH, MH membenarkan, pada pencarian hari kedua korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kegiatan pencarian pada hari kedua ini dimulai sekitar pukul 09.00 wita, melibatkan unsur Basarnas, Samapta Polda Bali, Polres Badung, Polsek Petang, unsur TNI serta BPBD Badung. Derasnya arus cukup menyulitkan pencarian, sekitar pukul 12.00 wita pencarian dihentikan sementara, dan dilanjutkan pada pukul 13.30 wita.
Pada pencarian kali ini tim mulai menemukan tanda-tanda korban, setelah terjepit diantara bebatuan. Akan tetapi sangat sulit dievakuasi.
Akhirnya sekitar pukul 13.40 wita korban berhasil dievakuasi setelah tim mengingat bagian kaki korban menggunakan tali, kemudian ditarik. Korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal ini selanjutnya dibawa menuju RSD Mangusada.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Badung I GN Jaya Saputra yang dikonfirmasi menjelaskan, korban bukan merupakan staf langsung dari Diskominfo Badung. “Almarhum ada staf pihak ketiga, yang kerjasama dengan kita,” ujarnya.
Almarhum berada dilokasi dalam rangka menjalankan tugas, syuting video daerah tujuan wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Badung. Ditanya soal asuransi, Jaya Saputra mengatakan tentu sudah tercover oleh perusahaan tempat almarhum bekerja.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, almarhum I Made Gede Tedy Putra Yana, Kamis (22/5/2025) terseret arus Air Terjun Nungnung, saat berupaya mencari drone yang jatuh.
Dua rekan korban bersama warga lokal sempat berupaya menolong tapi gagal. Begitu pula dengan Tim Rescue juga menghentikan pencarian pada hari pertama lantara cuaca mulai gelap dan arus yang sangat deras. (lit,dah)








