
BADUNG – Lalu lintas di Jalan Raya Nusa Dua Selatan, Kuta Selatan, tersentuh pengaturan pada Kamis (12/12/2024). Pengaturan dengan sistem buka-tutup tersebut dilaksanakan berkenaan pelaksanaan Mepeed Ngiring Ida Bhatara Palawatan, serangkaian Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah Agung di Pura Geger Dalem Pemutih, Desa Adat Peminge.
Disampaikan Ketua Pecalang Desa Adat Peminge, I Nyoman Beker, pengaturan dengan sistem tersebut diterapkan untuk tetap menjaga arus lalu lintas di tengah pelaksanaan prosesi.
Mengingat Jalan Nusa Dua Selatan yang merupakan salah satu akses pariwisata di wilayah Kuta Selatan. Kata dia, sejak pagi hari, iring-iringan sudah mulai bergerak dari perempatan Peminge menuju Pura Geger Dalem Pemutih.
Mengawal pelaksanaan prosesi dan arus lalu lintas, pihak desa adat katanya menerjunkan sebanyak 30 orang pecalang dan dibantu 20 prajuru banjar. Selain itu, koordinasi juga tetap dilakukan dengan Polsek Kuta Selatan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Tidak terkecuali pula pihak akomodasi wisata sekitar, yang dipastikan sudah diberi informasi mengenai hal tersebut.
Untuk diketahui, Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah Agung di Pura Geger Dalem Pemutih, Desa Adat Peminge kabarnya merupakan upacara yang baru diadakan kembali setelah terakhir kali dilaksanakan pada tahun 1991. Puncak upacaranya, dijadwalkan Senin (16/12/2024) mendatang. (adi,dha)








