
BADUNG – Kunjungan di DTW Pantai Pandawa pada masa libur Lebaran 2024 tembus angka 10 ribu lebih dalam sehari. Padahal jika dibandingkan dengan hari biasa, rata-rata capaian kunjungan hanya sekitar 2.500 hingga 3.000 pengunjung per hari.
Manager Pengelola Objek Wisata Pantai Pandawa, I Wayan Letra mengungkapkan, kebanyakan pengunjung datang bersama keluarga. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, utamanya Pulau Jawa.
Letra pun kemudian membeberkan angka kunjungan harian dari tanggal 10 hingga 13 April 2024. Di tanggal 10 April capaian angka kunjungan berada pada angka 7.873 pengunjung, yang terdiri dari 7.148 pengunjung lokal dan 725 pengunjung asing. Kemudian di tanggal 11 April, kunjungan mencapai angka 9.721 pengunjung dengan rincian 8.801 pengunjung lokal dan 920 pengunjung asing.
Berikutnya, yakni tanggal 12 April 2024 yang mana jumlah kunjungan berada pada angka 9.530 pengunjung. Yang mana 8.569 di antaranya adalah pengunjung lokal, sedangkan 961 pengunjung lainnya adalah asing. Terakhir, yaitu di tanggal 13 April 2024, yang mana angka kunjungan berhasil menembus angka 10.949 pengunjung. Capaian tersebut terdiri dari 10.027 pengunjung lokal dan 922 pengunjung asing.
“Jadi selama empat hari itu, total kunjungan di Pantai Pandawa mencapai 38.073 pengunjung,” sambungnya sembari mengabarkan bahwa untuk wisatawan asing, kunjungan didominasi oleh WNA asal Rusia, India, Australia, dan Cina.
Melihat capaian tersebut, Letra berharap agar kunjungan ke Pantai Pandawa dapat terus meningkat untuk kedepannya. Baik itu pengunjung yang merupakan wisatawan lokal, maupun asing. “Harapan kami sebagai pengelola destinasi wisata, semoga dengan semakin stabilnya ekonomi dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata ke Bali pada umumnya, dan khususnya ke Pantai Pandawa,” pungkasnya.
Terpisah, Direktur Utama (Dirut) BUMDa Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradani mengungkapkan bahwa angka kunjungan pada musim libur Lebaran kali ini terbilang menggembirakan. Selain jumlahnya yang membludak, daya beli para pengunjung juga dinilai cukup tinggi. “Dilihat dari segi bisnis, Lebaran tahun ini cukup bagus,” ungkapnya.
Sesuai pengalaman, angka kunjungan tersebut diyakini akan berangsur turun kembali menuju normal. Mengingat musim libur Lebaran telah usai, dan masyarakat secara umum telah kembali menjalani rutinitas masing-masing. “Sekarang kunjungan masih ramai dibandingkan normal. Namun memang sudah mulai menurun, karena mungkin mulai besok anak-anak sudah mulai kembali sekolah dan orang-orang juga sudah mulai bekerja kembali,” pungkasnya. (adi,dha)








