
DENPASAR – Kebakaran menghanguskan puluhan kamar kos semi permanen di Jalan Sekar Sari nomor 3, Desa Kesiman, Denpasar Timur, Minggu (3/3/2024) sekitar pukul 11.45 WITA. Peristiwa tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Kerugian material belum bisa ditaksir.
Kebakaran kali pertama diketahui Sapri (67) saat hendak keluar dari area tempat tinggalnya di timur TKP.
“Saksi melihat kepulan asap dari tempat kos milik Ni Luh Nency Lorenza (27),”ujar Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi.
Lorenza merupakan pemilik 24 kamar kos di TKP. Di area tanah yang sama, Sapri juga membangun 5 unit kamar kos.
“Saksi Ni Luh Nency Lorenza sedang berada di rumahnya di barat TKP. Ia kaget mendengar teriakan minta tolong dari Sapri,”ungkapnya.
Penghuni kos Sumardi alias Bikan (45) yang sedang berada di TKP melihat kabel listrik terputus mengeluarkan percikan api di dekat kamar ditempati Akong.
Ia bersama warga mendobrak kamar kos Akong dan melihat api membesar di dalam kamar. “Warga menuturkan kalau Akong asal Lombok tidak pernah terlihat di kosnya,”kata Sukadi.
Saksi bersama warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran si jago merah makin membesar hingga merembet ke warung nasi, counter HP, dan warung sembako, serta meludeskan satu sepeda motor dan barang berharga milik penghuni kos.
15 unit armada pemadam BPBD Kota Denpasar dikerahkan ke lokasi kejadian. Selama beberapa jam petugas berjibaku, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.10 WITA.
“Dugaan awal penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Namun, untuk memastikan masih dalam penyelidikan Tim Inafis,”tandas Sukadi. (dum)








