
TABANAN – Pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sesuai jadwal seharusnya ditutup 9 Oktober lalu. Namun secara mendadak pemerintah pusat memberikan perpanjangan batas waktu pendaftaran PPPK dan CPNS sampai Rabu (11/10/2023).
Hal ini tentu sangat membantu karena sebelumnya, banyak pelamar yang kesulitan melakukan submit ke server yang sempat down.
Perpanjangan waktu pendaftaran tersebut, sesuai dengan surat edaran terbaru yang diberikan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Pihak Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan langsung mensosialisasikan hal tersebut melalui media sosial agar dapat segera diketahui masyarakat.
“Surat masa waktu perpanjangan pendaftaran CPNS baik untuk PPPK dan pendaftaran CPNS untuk umum baru kami terima tadi malam (senin malam). Jadi diperpanjang sampai 11 Oktober,” kata Kepala BKPSDM I Made Kristiadi Putra, Selasa (10/10/2023).
Dia menjelaskan, berbagai pertimbangan dari pemerintah untuk memperpanjang selama dua hari pendaftaran PPPK dan CPNS. Salah satunya sempat terjadi kendala ketika pendaftaran online yang server down. Karena banyak mendaftar di hari-hari pendaftaran. Disamping itu kemungkinan untuk mengoptimalkan formasi yang dibuka.
“Apa semakin banyak pelamar atau yang lain, sehingga kuota formasi terisi,” ucapnya.
Dikatakan, sejak dibuka pendaftaran seleksi PPPK pada 20 September lalu sampai Selasa (10/10), total sudah ada 2.246 pelamar dengan rincian 896 orang yang melamar pada PPPK guru dengan formasi yang disediakan 806 orang.
Kemudian untuk pelamar tenaga kesehatan sudah sebanyak 1.250 orang yang mendaftar dengan 1.070 formasi. Dari 896 guru yang melamar itu, sampai 9 Oktober baru 815 guru yang sudah submit data. Kemudian dari 1.250 pelamar tenaga kesehatan baru 1.135 yang telah bisa submit data.
“Submit data ini mereka (pelamar) sudah fix dan tidak bisa diubah lagi. Tapi kalau belum submit masih bisa merubah data,” jelasnya.
Dalam proses pendaftaran ini pihaknya juga telah membuka posko layanan bagi pelamar PPPK dan CPNS. Posko layanan ini untuk membantu pelamar dari tenaga kesehatan yang guru kesulitan saat mendaftar.
Apalagi ada beberapa orang yang yang sudah lama mengajar dan mengabdi sebagai pegawai kontrak masih belum paham teknologi. Sehingga adanya posko ini dapat membantu mereka plus mereka mendapat konsultasi. Bahkan ada pula yang hanya mengirim data lamaran lengkap dengan persyaratan.
“Meminimalisr kesalahan saat upload data, kami bantu cek datanya. Misalnya ada 10 data yang dikirim kami cek, sebelum mereka submit pendaftaran dipastikan sudah benar dan valid,” tandasnya.
Mantan Sekretaris Disdukcapil ini berharap ada penambahan masa waktu pendaftaran selama dua hari ini dapat dimanfaatkan betul oleh pelamar PPPK. Meski sejauh ini belum ada kendala penerimaan PPPK dan CPNS di Tabanan. Pihaknya juga mengingatkan kepada para pelamar memilih formasi yang sedikit peminat.
“Justru yang paling krusial, ketika pemilihan formasi jangan sampai memilih formasi serta lokasi penempatan lamaran yang sudah penuh peminatnya,” pungkasnya. (jon)








