
TABANAN – Seperti sudah langganan dan rutin, truk mogok kembali terjadi di tanjakan banjar Samsam I, Desa Samsam, Kerambitan yang tentu menimbulkan kemacetan.
Dua kendaraan truk gagal menanjak dan mogok secara bergantian, Selasa (3/10/2023). Beruntung kejadian ini tidak sampai menyebabkan kemacetan parah di jalur Denpasar-Gilimanuk ini.
Kapolsek Kerambitan, Kompol I Gusti Putu Sudara mengatakan, awalnya truk bermuatan kayu bangunan yang dikemudikan Sasmito (50) asal Jember tak kuat nanjak sekitar pukul 07.30 wita.
Truk ini rupanya melebihi kapasitas muatan. Yang semestinya daya angkut muatan hanya 15 ton, ternyata diisi 20 ton.
“Sehingga menyebabkan kendaraan tak kuat nanjak dan mogok. Kami langsung memberikan tindakan tilang bagi sopir truk,” ungkapnya.
Hanya saja, baru rampung melakukan evakuasi pada truk tersebut, sekitar pukul 11.00 wita, lagi-lagi kendaraan truk lainnya bermuatan triplek 17 ton yang dikemudikan Sehat (54) asal Lumajang, Jawa Timur mogok di lokasi yang sama.
Petugas kepolisian kembali melakukan pengaturan arus lalu lintas sembari menunggu proses evakuasi lanjutan.
“Karena lokasi kendaraan mogok ada di sebagian sisi jalan, sehingga tidak sampai menimbulkan kemacetan total. Hanya arus lalu lintas sedikit terlambat lantaran bergantian dengan sistem buka tutup,”terangnya.
Tanjakan yang terletak di Desa Samsam, Kerambitan, Tabanan kerap mengakibatkan kemacetan panjang dan insiden kecelakaan di jalan nasional Denpasar-Gilimanuk.
Kemacetan panjang yang seringkali terjadi di tanjakan ini bisa disebabkan berbagai faktor, mulai dari kendaraan yang mogok hingga kecelakaan lalu lintas. Terutama pada musim hujan, jalan yang licin dapat meningkatkan risiko insiden.
Sejak bulan April 2023, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah memulai proyek perbaikan. Salah satu perubahan terbesar adalah pelebaran jalan di sisi kiri dan kanan, dengan rata-rata penambahan empat meter pada setiap sisi.
Selain itu, ketinggian dan kemiringan tanjakan juga akan disesuaikan ulang, memperhitungkan kendala yang sering dihadapi truk yang datang dari arah Gilimanuk.(jon)








