
TABANAN – Selain melakukan pembangunan fisik berupa jalan, Pemkab Tabanan terus melakukan penataan Kota Tabanan yang akan berubah menjadi Singasana. Kalau sebelumnya sudah menata lapangan Alit Saputra dan Taman Bung Karno, Pemkab Tabanan berencana membuat satu taman kota.
Salah satu lokasi yang akan dijadikan murni sebagai taman kota yakni kawasan Kantor Badan Kesbangpollinmas dan UPT Pemadam Kebakaran di timur Pasar Tabanan. Lokasi tersebut dinilai sudah tidak strategsi lagi menjadi kantor pemerintahan. Selain itu bangunan kantor sudah sangat tua dan terancam ambruk. Bahkan Garase Damkar juga aakan dipindah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang dan Penataan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) I Made Dedy Darmasaputra mengakui, kalau memang ada rencana merombak kawasan kantor Kesbangpol Linmas dan UPT Pemdam Kebakaran menjadi taman kota.
“Rencananya, di lokasi tersebut akan dibangun taman kota dan sebagai ruang terbuka hijau,” ungkap Dedy beberapa waktu lalu.
Diakui, selama ini di Tabanan belum ada lokasi yang nenar-benar menjadi taman dan ruang terbuka hijau seperti halnya taman-taman di Kota Denpasar. Yang ada saat ini adalah menta lapangan umum ditambah pertamaman seperti lapangan Alit Saputra Dangin Carik. Selain itu Kota Tabanan masih kurang kawasan ruang terbuka hijau.
“Itu dasar untuk perencanaan pembuatan taman kota di lokasi tersebut. Namun saat ini masih proses perencanaan,” sebutnya.
Selain itu, areal parkir atau garasi mobil Damkar juga akan dicarikan di lokasi lain bukan berada di tengah-tengah kota seperti saat ini. Sementara kantor Kesbangpolinmas akan dipindahkan ke lokasi lain. Apalagi Pemkab Tabanan tahun ini membangun tiga buah gedung seperti MPP di kawasan Museum Subak Mandala Mathika, Sanggulan.
Juga akan membangun gedung terpadu di areal Kantor BRIDa saat ini atau belas Kantor Tenaga Kerja dan pembangunan kantor UPT Taman Budaya di pojok utara open stage GWS. Gedung baru di lokasi Kantor BRIDa saat ini akan dibuat bertingkat untuk bisa menampung beberapa OPD yang ada di Tabanan.
“Nantinya gedung dengan anggaran RP 13, 4 Miliar dari BKK Provinsi ini bisa ditempati beberapa OPD sehingga lebih memudahkan koordinasi,” pungkasnya.
Seperti diketahui Gedung atau bangunan Kantor Badan Kesbangpol Linmas merupakan gedung tua. Kondisi gedung peninggalan jaman orde baru tersebut juga sangat memperihatinkan dan sudah tidak layak untuk digunakan lagi. Kondisi bangunan juga sudah rapuh dan terancam ambruk. (jon)








