
BULELENG – Wakil Rakyat Buleleng di DPR Republik Indonesia, Ketut Kariyasa Adnyana besinergi dengan Gubernur Bali Wayan Koster, Anggota DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten Buleleng kembali gulirkan KMS-KBS Futsal Turnamen Cup III Tahun 2023.
Selain mengingatkan sportifitas kepada 24 tim maupun suporter, pada mementum pembukaan KMS-KBS Cup III yang bertepatan dengan Hari Lahirnya Pancasila juga dikorbarkan pentingnya generasi muda yang sehat dan berkarakter Pancasila.
“Melalui kegiatan KMS Futzal Turnamen Cup III tahun 2023 yang dirangkaikan dengan Hari Lahirnya Pancasila, kita berharap generasi muda Buleleng tidak hanya semakin sehat namun juga memiliki karakter Pancasila,” tandas Kariyasa Adnyana pada pembukaan KMS Cup III Tahun 2023 di GOR Bhuwana Patra Singaraja, Kamis (1/6/2023).
Didampingi Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana dan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna, Anggota Komisi IX DPR Republik Indonesia ini menandaskan kesehatan bagi generasi muda sangat penting mengingat saat ini Indonesia secara demografi memiliki keuntungan berupa angkatan kerja mencapai 70 %, sementara negara lainnya sedang dalam kondisi krisis angkatan kerja.
“Kita tahu demografi penduduk Indonesia saat ini dalam keadaan menguntungkan, angkatan kerja mencapai 70 % dan menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kita semua, karena salah satu kendala saat ini adalah SDM yang sehat jasmani, sehingga dibutuhkan kegiatan yang dapat membuat generasi muda sehat jasmani,” terangnya.
Selain sehat jasmani, untuk bisa bersaing dan memanfaatkan keuntungan demografi, generasi muda/angkatan kerja juga harus memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam persaingan kerja global, diluar negeri.
Ia menambahkan, selain membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Berbasis Komunitas, untuk menyiapkan SDM berkompetensi juga telah disiapkan pembangunan BLK bertaraf internasional.
“Dari hasil rapat koordinasi yang dilakukan intens dengan kementerian kesehatan dan pemerintah daerah, telah disepakati pembiayaan dan lokasi pembangunan. Bapak Gubernur menyiapkan lahan dua lokasi, di Kabupaten Badung dan Buleleng, yang di Buleleng lokasinya di Desa Patas Kecamatan Gerokgak,” terangnya.
Dengan ketersediaan lahan, minimal 5 hekter, kementerian menyepakati lokasi yang di Desa Patas Kecamatan Gerokgak, lahan milik Provinsi Bali yang cukup luas.
“Kita berharap pembangunan BLK Intenasional bisa segara terealisasi, karena tidak hanya menyiapkan SDM untuk bersaing mengisi peluang kerja internasional, tapi juga dapat dimanfaatkan oleh perusahaan nasional dan swasta untuk memberikan pelatihan bagi karyawannya sesuai kompetensi yang dibutuhkan,” pungkasnya. (kar/jon)








