
DENPASAR – Sinyal positif terhadap aturan usia yang diharapkan karateka putri Bali asal Klungkung, Cokorda Istri Agung Sanistyarani atau biasa dipanggil Coki masih bisa berlaga pada pra-PON cabang olahraga karate sedikit membuat sedikit lega Pengprov FORKI Bali.
Artinya peluang Coki berlaga tak hanya di Pra-PON namun juga PON yang sempat diragukan karena terganjal aturan umur, kini terbuka lebar.
Ya, karateka putri peraih medali emas PON XX/2021 di Papua itu berpeluangnya besar tampil lagi di dua even nasional penting itu meskipun usianya kini sudah 28 tahun atau kelahiran 31 Desember 2994.
Peluang besar Coki itu seperti yang diutarakan Ketua Harian Pengprov FORKI Bali, Ardy Ganggas.
Disebutkannya, Coki yang spesialis kelas kumite -55kg berkesempatan lagi mengejar emas khususnya di PON XXI/2024 dengan tuan rumah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
“Coki masih terbuka peluangnya main di PON 2024. Dasarnya tak lain soal regulasi yang menyangkut soal umur,” kata Ardy Ganggas di Denpasar, Kamis (27/4/2023).
Awalnya diceritakan Ardy Ganggas yang juga pengurus KONI Bali itu, seluruh FORKI provinsi sempat memberi saran kepada PB FORKI agar mengedepankan aturan WKF atau federasi karate dunia, dimana aturan federasi dunia itu tak ada batasan usia atas untuk seorang atlet berlaga. Hanya aturan bawah saja yang dibatasi.
“Di Asian Games atau Olimpiade juga tidak ada pembatasan usia atas,” terang Ardy Ganggas.
Berangkat dari dasar pertimbangan dan fakta seperti itu, Ardy Ganggas berharap Coki bisa kembali menjadi bagian tim karateka Bali dalam menghadapi pra-PON 2023 maupun PON 2024. Semua itu juga sudah diketahui oleh Coki sendiri.
“Dia selalu update dengan perkembangan terbaru, termasuk regulasi ini,” sebut mantan karateka nasional itu.
Meski demikian, Ardy Ganggas berharap seluruh provinsi terkait pembebasan aturan batas usia atas di pra-PON atau PON bisa berlanjut kendati belum ditentukan di Technical Hand Book (THB) Pra-PON 2023 untuk cabang olahraga karate.
“Bulan depan rencana sudah dirilis PB FORKI terkait aturan regulasi umur ini,” pungkas Ardy Ganggas yang juga Ketua Binpres PB FORKI itu. (ari/jon)








