
DENPASAR – Posisi arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra digoyang dengan kabar jika Divaldo Alves, mantan arsitek Persik Kediri dikabarkan akan merapat ke tim yang bercokol di posisi 5 Liga 1 musim 2022/2023 itu. Divaldo Alves seniri resmi mengakhiri kerjasama dengan Persik Kediri pada Jumat (14/4/2023) lalu. Benarkah demikian?
Beberapa hari terakhir ini kabar berhembus jika Manajemen Bali United mengincar jasa Divaldo Alves akan menggantikan posisi Stefano Cugurra di kursi kepelatihan Bali United. Teco arsitek berpaspor Brasil itu cukup dingin dalam menjawab rumor tersebut.
“Ya bisa jadi ada yang mau mencari sensasi di media. Ada yang mau cari masalah di dalam tim,” ujarnya saat dikonfirmasi baru-baru ini.
Tak dipungkirinya, Teco sendiri mengaku baru mengetahui ada rumor terkait dirinya akan diganti dengan Divaldo Alves. Padahal lanjutnya, hingga saat ini belum ada pembicaraan apapun dengan Manajemen Bali United terkait masa depannya di Bali United. Informasinya, kontrak Teco sudah diperpanjang hingga 2025.
“Saya sudah bekerja sesuai dengan target manajemen. Walau target manajemen tercapai, saya pikir berhasil. Saya dan manajemen tidak ada masalah. Tapi semua tergantung dari manajemen dan lebih bagus tanya ke manajemen saja. Manajemen Bali United tidak berbicara apa-apa. Mereka hanya senang target tercapai dan senang bisa mencetak pemain muda lagi dari Bali,” terang Teco.
Disebutkan Teco, dirinya tidak mau memikirkan terlalu jauh mengenai rumor Divaldo yang akan menggantikan dirinya di kursi kepelatihan Bali United. Ayah dua anak tersebut hanya menjelaskan jika rumor banyak terjadi di sepak bola profesional.
“Itu hal biasa dan normal dalam sepak bola. Dalam media sosial juga banyak orang yang mau mengangkat atau menjatuhkan berbagai pihak. Saya pikir media sosial tidak mengganggu hidup saya,” tandas Teco. (ari/jon)








