
TABANAN – Harus jaga kekompakan dan tak terpecah. Itulah harapan Ketua Umum Pengprov INKAI Bali IGB Alit Putra, saat turut merayakan HUT ke-52 INKAI Balli di GOR Debes Tabanan Sabtu (15/4/2023).
Hadir juga dalam momentum tersebut, Ketua Majelis Sabuk Hitam INKAI Bali Sensei Jero Mangku I Made Saputra Karang, Ketua Pengkab INKAI yang juga Dandim 1619/Tabanan Lekol Inf Riza Taufiq Hasan, Ketua FORKI Tabanan IGM Suryanta Putra, Ketum KONI Tabanan I Made Nurbawa serta pengurus INKA Kabupaten/Kota seluruh Bali.
“Melalui peringatan ulang tahun itu harus dijaga rasa persatuan dan kekeluargaan antar keluarga besar INKAI dan jangan sampai ada perpecahan. Dengan selalu menjaga kebersamaan sehingga bisa melakuan pembinaan untuk meraih prestasi. Syukur sampai sekarang INKAI Bali tetap kompak dan tidak terpecah belah, dan harus dipahami intisari dan tujuan dasar dari olahraga Karate,” kata Alit Putra saat dihubungi Minggu (16/4/2023).
Dalam hari jadi tersebut diikuti 430 karateka putra dan putri. Sementara itu, Ketua FORKI Tabanan IGM Suryanta Putra menjelaskan, di Tabanan INKAI memiliki banyak bibit-bibit atlet yunior yang berpotensi meraih prestasi.
“PORJAR Bali 2023 nanti 70 % Karateka Tabanan berasal dari INKAI,” tegas Suryanta Putra yang akrab disapa Ajik Sena itu.
Di lain pihak, Ketua Umum KONI Tabanan Made Nurbawa menegaskan, HUT INKAI Bali tersebut di Tabanan karena Tabanan memang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraannya, serta berjalan lancar.
“Bagi kami dari KONI Tabanan akan selalu mendukung apapun cabang olahraga (cabor) yang ada di bawah KONI Tabanan termasuk cabor karate. Harapan kami sih INKAI Bali khususnya untuk INKAI Tabanan dan FORKI Tabanan bisa terus memunculkan karateka-karateka putra dan putri Tabanan yang berprestasi di even lokal, nasional bahkan internasional,” demikian Made Nurbawa. (ari/jon)








