
DENPASAR – Pengprov Perpani Bali memproyeksikan Raihan 2 medali emas dan meraih 15 tiket lolos PON 2024 pada pra-PON yang rencananya dilangsungkan di Jakarta 19 – 30 November tahun 2023 ini.
Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Perpani Bali Infithar Fajar Putra, tim panahan pra-PON Bali sekarang ini dihuni 24 pemanah putra dan putri terbaik Bali yang meraih medali baik di Porprov Bali, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan serta peraih medali pada PON 2021 di Papua silam.
“Proyeksi dua emas tersebut di pra-PON kami bidik di nomor beregu recurve putra dan beregu compound putra. Kami memancang itu karena kami lihat statistic kualitas pemanahnya juga bisa diandalkan,” tutur Fajar Putra ditengah-tengah helatan Porjar Panahan Denpasar di Denpasar, Rabu (12/4/2023).
Sementara untuk potensi Raihan medali lainnya disebutkannya yakni medali perak di individu compound putra, medali perak beregu nasional putra, medali perunggu individu compound putri, medali perunggu mixed recurve dan compound serta medali perunggu beregu nasional putri.
“Semua proyeksi medali itu sudah pasti tak hanya terkait dari prestasi di even lokal maupun nasional bahkan internasional, juga dari skor yang dikumpulkan saat laihan rutin selama ini. Skor mereka sangat stabil bahkan naik,” tegas Fajar Putra yang juga Kabid Binpres PB Perpani itu.
Diakuinya dengan gelaran pra-PON yang diundur dari rencana awal Agustus 2023 dan kini dipastikan dilangsungkan November 2023, maka akan banyak waktu untuk menambah latihan para pemanah pra-PON Bali.
“Nanti akan kami buat lebih tajam latihannya termasuk latihan fisik. Kami juga akan memikirkan juga apakah akan ada try out atau try in. Itu akan kami bicarakan selanjutnya dengan pengurus Perpani Bali. Kalau pada pra-PON sebelum PON Papua kami lolos 4 tiket semoga di pra-PON tahun 2023 ini proyeksi kami bisa terealisasi,” pungkas Fajar Putra. (ari/jon)








