
GIANYAR – Kerajaan Bali (Bedahaulu) dipimpin Sri Asta Sura Ratna Bumi Banten kala itu sangat disegani. Terlebih, diabih panglima perang Ki Pasung Grigis yang kenal ahli strategi dan taktik.
Untuk memperkuat kerajaan itu Ki Pasang Grigis meminta raja agar mengangkat I Kobo Iwa sebagai mahapatih yang telah terbukti kekuatan dan kesaktiannya untuk nantinya bisa mendampingiinya sekaligus meregenarasi posisinya mengingat Ki Pangsung Grigis yang mulai ungsur.
Raja pun mengeluarkan titah, pengangkatan I Kebo Iwa akan sebagai Maha Patih di kerjaan Bedahulu. Untuk menguji kesaktian dan keteguhan Maha Patih I Kebo Iwa. Bala Butha mulai menganggunya dan perang tending pun terjadi antara pasukan Baris Bala Batu dan pasukan Butha Kala, yang akhirnya di menangi Maha Patih I Kebo Iwa.
Begitulah cuplikan kisah yang akan dibawakan oleh duta Kecamatan Blahbatuh dalam pawai budaya HUT ke-252 Kota Gianyar pada Selasa 18 April 2023 mendatang.
Camat Blahbatuh, I Wayan Gde Eka Putra, Minggu (9/4/2023) mengatakan, pawai ini merupakan garapan dari seniman Blahbatuh bersama listibya kecamatan. Peserta pawai pun diambil tidak hanya dari satu desa tapi dari seluruh desa. “Jadi kami di Blahbatuh sepakat semua desa terlibat,” ujarnya.
Terkait tema yang diambil, Kata Eka, mengenai keunikan yang ada disetiap kecamatan. “Kalau di Blahabtuh indentik dengan kerjaan Bedahulu dan Maha Patih Kebo Iwa, serta adanya baris Bala Batu yang merupakan tarian sakral yang di pentaskan setiap upacara di Pura Dalem Maya, Blahbatuh,” jelasnya.
Bedanya dari pawai yang sudah ada, terletak pada iring-iringan gebogan, lelontakan serta materi lainnya menjadi satu kesatuan dalam pementasan. “Lelontekan, gebongan, penari, ogoh-ogoh dan yang lainnya itu tidak terpisah, menjadi satu kesatuan dalam garapan Kebo Iwa Maputgala Hamangkubumi,” terangnya.
Sementara terkait pendanaan pawai ini, sudah disapakati dari APBDes masing-masing desa. “Setiap Desa menganggarkan pengiriman duta kesenian. Yang nilainya disesuaikan dengan bagian yang didapat oleh desa tersebut. Jadinya ini sistemnya seperti patungan,” tandasnya.
Duta pawai Blahbatuh ini pun sudah mendapatkan pembinaan dari tim listbya kabupaten. Dimana dari sekian kecamatan yang telah dibina, duta Blahbatuh malah paling siap. “Kita baru latihan dua kali, namun memang seniman yang terlibat sangat memumpuni dibidangnya,” pungkas Eka. (jay)








