
KUTA – Dampak pandemi Covid-19, masih dirasakan hingga saat ini oleh sebagian krama Desa Adat Kuta. Perekonomian mereka masih belum pulih, pasca kehilangan pekerjaan akibat lesunya pariwisata akibat pandemi Covid-19.
Masyarakat Kuta yang kini membuka lapak di pinggiran Jalan Pantai Kuta adalah salah satunya. Setiap hari mereka merasa khawatir untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup. Terlebih, masa toleransi untuk berjualan di pinggiran Jalan Pantai Kuta sudah akan berakhir di tanggal 31 Maret 2023.
Keresahan itupun kemudian mereka sampaikan kepada tiga lembaga yang sebelumnya memperjuangkan kesempatan tersebut ke jajaran OPD terkait di Kabupaten Badung pada Kamis (30/3/2023).
Yakni Lurah, LPM, dan pihak Desa Adat. Tujuannya tiada lain, adalah untuk kembali mendapatkan kesempatan. Mengingat hingga saat ini, mereka masih belum menemukan pekerjaan lain sebagai alternatif.
Pemerintah, melalui Anggota DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti yang hadir ketika itu, diharapkan dapat memberikan solusi terhadap kegalauan tersebut. Hingga masyarakat Kuta yang terdampak Covid-19 secara ekonomi, dapat menyambung hidupnya.
Menerima aspirasi tersebut, I Gusti Anom Gumanti mengaku akan memfasilitasi pertemuan dengan instansi terkait di jajaran Pemerintah Kabupaten Badung. Dalam hal ini yakni dengan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP Badung.
Mengingat lokasi ditempati sebelumnya merupakan area publik yang notabene dilarang untuk berjualan. Namun kemudian ditoleransi, atas permohonan tiga lembaga yang bertujuan membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat terdampak Covid-19.
“Sesuai dengan apa yang telah disepakati, saya minta para pedagang di sana untuk sudah mengkosongkan area tersebut pada 1 April 2023 nanti. Buktikan bahwa kita warga Kuta, adalah masyarakat yang taat asas dan taat aturan. Setelah itu, baru temui instansi terkait untuk membicarakan ini. Saya siap fasilitasi, semoga mendapatkan solusi terbaik,” ungkap Anom Gumanti didampingi Sekretaris Camat Kuta Made Agus Suantara sebagai mediator pertemuan di Kantor Camat Kuta itu. (adi/jon)








