
TABANAN – Kasus tabrak lari terjadi di jalan umum Denpasar- Gilimanuk tepatnya di Banjar Mandung Kauh, Desa Sembung Gede, Kerambitan. Seornag pelajar tewas dan seorang pemotor lainnya luka-luka setelah diduag terbrak truk yang memotong jalur dari kiri, Jumat (3/3/2023) sore.
Informasi yang berhasil dihimpun , kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 Wita. Saat itu sebuah sepeda motor Honda Scoopy Nopol DK 5667 CBA dikendarai Ni Putu Dea Sinta Pradnyani (a8) asal Banjar Berembeng, Desa Berembeng, Selemadeg datang darii arah Denpasar. di lokasi jalan lurus kemudian menyalip Honda Scoopy lainnya Nopol DK 6612 CAA dikendarai I Made Randa Dwi Darmawan Putra (23) asal Telaga Tunjung, Timpag, Kerambitan.
Naas, saat bersamana sebuah truk yang tidak dikethaui identitasnya langsung masuk jalur dari kiri (selatan jalan) menuju Gilimanuk. Karena terkejut pengendara Scoopy Nopol Dk 5667 CBA langsung mengerem mendadak sehingga akhirnya terjatuh ke bawah kolong truk dan tergilas ban belakang kanan. Sementara yang membawa Scoopy DK 6612 CAA juga terjatuh dan terkena serempek truk hingga terjatuh.Truk yang tidak diketahui identitasnya kabur ke arah Gilimanuk.
Akibat kejadian tersebut, Dea mengalami Cedera Kepala Berat, pendarahan dari hidung dan mulut meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Kasih Ibu Tabanan. Sementara Randa mengalami rasa sakit pada pinggang.
Kasus tersebut selanjutnya ditangani Unit Lantas Polsek kerambitan sekaligus mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Kapolsek Kerambitan Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti ketika dikonfirmasi membekarakan kecelakan maut tersebut. duijelaskan berdasarkan keterangan saksi dna hasil olah TKP, diketahui terjadi tabrak lari antara truk dan dua pengenadar motor. Satu pemotor tewas dan satu luka-luka.
“Truk yang belum diketahui identitasnya kabur ke arah Gilimanuk, masih dilakukan lidik,” jelasnya. (jon)








