
DENPASAR – Mantan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra secara resmi mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) DPD-RI.
Setelah sempat sebelumnya tertunda sebanyak dua kali lantaran banyaknya undangan upacara, akhirnya persyaratan dukungan minimal baru dapat diserahkan ke Sekretariat KPU Bali, Kamis (29/12/2022).
Mantan Walikota Denpasar yang juga sempat gagal merebut kursi Gubernur Bali pada Pemilukada 2018 lalu, menyerahkan dukungan sebanyak 2.947 dari 4000 lebih dukungan yang diterimanya.
“Syarat dukungan sejumlah 2.947 tersebut sudah melalui proses tervalidasi,”ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra mengatakan, hatinya tergerak maju ikut dalam perebutan kursi DPD-RI ini, sebetulnya untuk menggali aspirasi dan memperjuangkan kepentingan daerah.
“Esensinya apa yang menjadi satu prinsip dan apa yang kita perjuangkan, sesuai visi misi saya menyuarakan warisan budaya untuk Bali terutama sebagai Sumber Daya Alam (SDA) tak benda,” jelasnya.
Mantan calon Gubernur Bali ini menambahkan, dari warisan budaya yang akan diperjuangkan nanti, tentunya akan mengarah pada perekonomian. Hal itu sesuai peraturan SDA meliputi material, ada gas di dalamnya termasuk minyak.
Menurut Rai Mantra, SDA secara luas masuk di dalamnya SDA tak benda tersebut, khususnya di Bali adalah budaya yang sama-sama memberikan pendapatan kepada negara.
Keberadaan budaya yang adiluhung itu sudah dibuktikan salah satunya pada pariwisata yang menjadi penggerak utama adalah budaya. Pada sektor pariwisata ada pendapatan devisa negara yang nilainya sangat besar.
Sehingga pariwisata budaya di Bali ini merupakan SDA yang tidak berwujud dan mampu menghasilkan dan meningkatkan pendapatan asli daerah dan memberikan kontribusi besar pada negara juga.
Apa yang disampaikan dalan visi misinya perlu diperjuangkan bersama-sama, diperjuangkan secara menyeluruh, tujuannya jelas akan mendapatkan suatu pertimbangan.
“Semuanya tidak akan terealisasi secepat mungkin. Sebab, hal tersebut bisa terlaksana atau tidak tergantung tingkatan pemahaman dan aspirasi yang ada,”pungkasnya. (arn/jon)








