
DENPASAR – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali Made Muliawan Arya secara tegas menyampaikan, pada perhelatan Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) 2024, partai Gerindra Provinsi Bali mendukung Wayan Koster sebagai Gubernur Bali pada periode kedua 2024-2029.
Bahkan, Gerindra Bali juga mengusulkan paket paslon gubernur dan wakil gubernur Bali masih tetap Wayan Koster-Tjokorda Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace).
Penegasan dukungan DPD Partai Gerindra Bali mendukung Gubernur Wayan Koster dua periode disampaikan, Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya di Denpasar, Sabtu (10/12/2022).
Menurutnya Pemilu serentak legislatif dan Pilpres akan digelar bersamaan, pada 14 Pebruari 2024. Sementara Pilkada serentak akan digelar sekitar bulan Nopember 2024 mendatang. Pada perhelatan Pilpres, sudah dipastikan partai Gerindra mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
Meskipun dalam perhelatan Pilpres belum diketahui secara pasti, partai-partai mana saja yang akan diajak berkualisi mengusung Prabowo Subianto.
“Untuk ditingkat pusat Partai Gerindra belum ada memutuskan akan berkoalisi atau tidak dengan PDIP. Namun untuk Pilkada sendiri, Gerindra Bali sudah membuat komitmen, tetap mendukung Koster dua periode,” tegasnya.
Made Muliawan Arya yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini menyebutkan, apapun yang terjadi dalam perhelatan Pilpres, apakah PDIP nantinya berkoalisi bersama Gerindra atau tidak bahkan bersebrangan, Gerindra Bali tetap mendukung Gubernur Koster dua periode.
Selain sudah menjadi komitmen dukungannya kepada Gubernur Koster bersama Wakil Gubernur Cok Ace, Sekretaris Jendral Partai Gerindra juga sudah sempat bertemu dengan Gubernur Koster di rumah jabatan Jaya Sabha Denpasar yang juga didampingi langsung saat itu.
Alasan memberikan dukungan kepada Gubernur Koster untuk dua periode, Made Muliawan Arya menilai, Gubernur Koster adalah tipe pekerja keras, mampu melakukan lobi-lobi ke pusat untuk memperjuangkan anggaran untuk pelaksanaan pembangunan di Bali.
Program-program Gubernur Koster selama ini dinilai pro rakyat dan komitmennya yang kuat menjaga alam Bali tetep ajeg.
Mualiawan Arya yang juga akrab dipanggil De Gajah ini menambahkan, Gerindra Bali dalam menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan
Gubernur Koster dua periode tidak pernah berpikir apakah partai Gerindra diuntungkan atau tidak. Pihaknya tidak akan pernah berpikir untung dan rugi. Meski memberikan dukungan, Gerindra Bali juga akan tetap kritis mengkritisi kebijakan Gubernur Koster yang dinilai melenceng merugikan rakyat apalagi programnya tidak pro rakyat.
“Kita tidak pernah memikirkan untung dan rugi, selaku Ketua DPD Gerindra Bali, kami komitmen dan sepakat mendukung, ya selamanya akan mendukung, tidak akan merubah keputusan. Istilah untung rugi gak masalah. Omongan kita harus bisa dipegang, semua fraksi dukung apalagi program yang pro rakyat, kalau ada yang bertentangan kami akan tetap kritisi dan sampaikan langsung ke Gubernur Koster,” imbuhnya.
Pihaknya menilai, pada permukaan saat ini khususnya untuk Pilgub, Wayan Koster belum ada terlihat yang menyaingi. Meskipun demikian, politisi Gerindra dari Denpasar ini berharap ada dua kandidat yang bersaing dalam perhelatan Pilgub 2024 sehingga demokrasi di Bali berjalan baik.
“Alangkah lebih baiknya kalau ada dua pasangan calon. Kalaupun tidak ada pesaing atau tetap calon tunggal, ya, mau bagaimana lagi, tidak apa-apa. Intinya kami Gerindra Bali mendukung Koster-Ace dua periode, tandemnya harus tetap dengan Cok Ace,”pungkasnya. (arn/jon)








