
NUSA DUA – Polri melaksanakan pengamanan dan pengawalan kepulangan beberapa kepala negara dan delegasi G20, Rabu (16/11).
Kakorlantas Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, pengawalan dan pengamanan kepulangan kepala negara dan delegasi akan berimbas pada penutupan dan pengalihan arus lalu lintas.
“Kepulangan para kepala negara dan delegasi akan padat mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WITA,” kata Irjen Firman.
Terkait adanya rekayasa lalu lintas tersebut, Firman menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
“Kami mohon maaf dan meminta masyarakat maklum jika nantinya perjalanan terhambat akibat proses kepulangan para kepala negara dan delegasi,” katanya.
Penutupan jalan dilakukan dari jalur akomodasi para kepala negara dan delegasi menginap menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai. Masyarakat pun diminta mencari jalur alternatif jika hendak beraktivitas.
“Beberapa ruas jalan yang nanti ditutup adalah akses menuju Bandara. Waktu penutupan cukup lama jadi masyarakat diminta mencari alternatif jalan atau bersabar jika terkena imbas penutupan,” ucapnya.
Ia menambahkan, kepulangan para kepala negara dan delegasi nantinya akan melewati tol.
“Jika angin di tol melewati batas aman maka akan melewati jalur alternatif atau arteri. Untuk itu nantinya jalur alternatif atau arteri tersebut juga dilakukan penutupan,” katanya.
Firman juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pecalang yang ikut serta dalam proses kelancaran kepulangan para kepala negara dan delegasi KTT G20.
“Terima kasih kepada masyarakat dan pecalang yang turut serta dalam proses kelancaran kepulangan para kepala negara dan delegasi,” ujarnya. (dum)








