
KUTA – Setelah tahun lalu sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19, Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) LPM Kuta akhirnya kembali digelar. Senada dengan semangat KTT G20 ‘Recover Together, Recover Stronger’, kegiatan yang telah dibuka pada Minggu (13/11/2022) itu mengangkat tema ‘Kuta Bangkit Kembali’.
Ketua LPM Kuta, Putu Adnyana menjelaskan, ada empat pilar yang menjadi pegangan dalam penyelenggaraan BBGR, yakni Sosial, Ekonomi, Budaya, dan Kerakyatan. Mengacu hal tersebut, berbagai kegiatan akan digelar dalam kurun waktu dua pekan ke depan.
“Rangkaian kegiatan BBGR ke-XVIII ini sudah kami mulai dari hari ini. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan lomba catur, donor darah, dan tes kesehatan gratis,” ungkapnya mengenai kegiatan yang didedikasikan untuk mempererat persatuan untuk bangkit kembali, setelah selama dua tahun menghadapi pandemi Covid-19.
Di hari-hari berikutnya, sambung dia, akan dilaksanakan kegiatan olahraga berupa Pertandingan Badminton di Kuba Badminton Hall (18 – 20 November 2022), Sosialisasi Petugas Parkir di Kantor Lurah Kuta (19 November 2022), Lomba Mancing di Pantai Kuta (20 November 2022), serta Penebaran Benih Ikan di Tukad Mati (24 November 2022).
Belum berhenti sampai di sana, sejumlah kegiatan juga dilaksanakan pada hari penutupannya, yaitu pada tanggal 26 November 2022. Di antaranya seperti Lomba Topeng dan Mekendang, serta Lomba Senam PKK.
“Kami sangat antusias melaksanakan BBGR tahun ini. Selain karena akhirnya ini dapat kembali kami gelar setelah ketat-ketatnya aturan pandemi, juga disebabkan komitmen Bapak Bupati Badung yang berkenan menganggarkan BBGR LPM Kuta pada tahun ini,” sambungnya.
Seperti di tahun 2020, sambung dia, kali ini BBGR LPM Kuta juga kembali dihiasi dengan penyelenggaraan Street Food Festival. Tujuannya tiada lain untuk memberdayakan UMKM di wilayah Kelurahan Kuta.
“Utamanya para generasi muda pelaku UMKM, agar bisa berkembang melalui kegiatan ini. Baik itu dalam hal kuliner, fesyen, dan lain sebagainya,” ucapnya mengenai festival kuliner yang akan diadakan di Jalan Raya Kuta, tepatnya area sekitar depan Kantor Lurah Kuta tersebut.
“Nanti ada sekitar 30 UMKM yang akan terlibat. Kegiatannya mulai jam 8 pagi sampai 11 malam,” sambungnya. (adi/jon)








