JembranaPeristiwa

Truk dari Gilimanuk Dialihkan Lewat Jalur Singaraja

Rambu pengalihan arus dipasang di Kota Negara pasca Jembatan Bilukpoh  tertutup material banjir.

JEMBRANA – Mesti jalur darat Denpasar Gilimanuk Kabupaten Jembrana, ditutup sementara, menunggu proses  pembersihan material  menutupi jembatan Tukad Bilukpoh di Kecamatan Mendoyo,  yang terkena terjangan banjir Minggu malam. 

Namun  tidak berpengaruh terhadap arus  penyeberangan di pelabuhan  Ketapang-Gilimanuk.  Penyeberangan  menuju Bali  dan  Lombok – NTB, tetap dibuka seperti biasanya. Otoritas Pelabuhan tetap melayani angkutan penumpang maupun angkutan barang tujuan pulau Bali dan Lombok. 

Hanya saja  pihak otoritas pelabuhan  mengeluarkan imbauan, melalui jalur  alternatif, di jalur Bali Utara, jalur Singaraja. Penyeberangan kapal ke Bali Lombok,  tetap dilayani seperti biasa,  hanya arahkan setiba di Gilimanuk ke timur menggunakan jalur alternatif melalui  Singaraja.

BACA JUGA:  Kandang Ludes Terbakar, Ribuan Ayam Terpanggang 
Pembukaan di jalur jembatan berlaku selektif untuk motor dan kendaraan umum.

“Kita ketahui jalur darat  di sebagian wilayah Jembrana, terganggu akibat  banjir,” kata Manager ASDP Ketapang M Yasin dikonfirmasi Senin (17/10/2022) penyebrangan tujuan Bali Lombok masih diberlakukan normal seperti biasa, jelasnya. Penumpang tujuan Bali maupun Lombok,kita  imbau melalui jalur Singaraja,” katanya. 

Demikian  pula tidak ada pengalihan  kapal dari Ketapang  ke Padang Bai, maupun  Lembar . Hanya diimbau sedari penyeberangan Ketapang dan  Gilimanuk, menggunakan jalur alternatif di Singaraja. 

Dari pantauan kemarin, aliran penumpang maupun kendaraan masih terbilang normal di Gilimanuk. Sementara, selama  proses pembersihan material di Jembatan Bilukpoh. Antrian panjang  terlihat dari arah Gilimanuk maupun Denpasar. 

BACA JUGA:  Gelar 'BBF' Tournament 2026, Bupati Sutjidra Gelorakan Destinasi Wisata Bahari

Bahkan hingga siang antrean dari arah barat,  mengular hingga di Kota Negara. Sedangkan dari arah  Denpasar ekor antrean kendaraan hingga di wilayah Pekutatan.  Sejumlah rambu pengalihan arus,juga  tampak  dipasang di jalur kota, termasuk di pertigaan Cekik Gilimanuk. 

Hingga kemarin sore proses pembersihan telah selesai, jalur diatas jembatan berangsur dibuka. 

Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana,  dibukanya akses jembatan pasca pembersihan,  hanya selektif untuk roda dua dan kendaraan umum saja, sore tadi sudah buka namun selektif untuk kendaraan umum katanya. Truk belum diijinkan melewati  jembatan. (ara,dha)

Back to top button