
BULELENG – Sebanyak 4 bakal calon rektor dipastikan akan mewarnai pesta demokrasi, pemilihan rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja periode 2023-2027. Hingga batas akhir waktu pendaftaran yang dijadwalkan panitia, Jumat (14/10/2022) pukul 16.30 wita, hanya ada 4 orang pendaftar masing-masing Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, Prof. Dr. I Nengah Suparta, Dr. I Ketut Sudiana dan Dr. I Wayan Artanayasa.
“Sesuai rekapitulasi, Prof. Lasmawan mendaftar tanggal 10 Oktober 2022, sedangkan tiga lainnya mendaftar pada tanggal 14 Oktober 2022, hari terakhir tahap pendaftaran,” ungkap Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Undiksha Singaraja, Ida Bagus Arnyana usai penutupan tahapan pendaftaran, Jumat (14/10/2022).
Penutupan pendaftaran, kata Arnyana, dilakukan karena jumlah minimal pendaftar sebanyak 4 orang sudah terpenuhi sesuai dengan Peraturan Senat No 2 Tahun 2022 tentang Pemilihan Rektor dan Peraturan Senat No 3 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Rektor.
“Panitia tidak memperpanjang tahapan pendaftaran, karena jumlah pendaftar sebanyak empat orang tersebut sudah memenuhi syarat untuk bisa dilanjutkan ke tahapan selanjutnya. Yang dari luar tidak ada yang masuk (mendaftar, red) sehingga cuma ada 4 orang yang mendaftar sebagai bakal calon rektor,” tegasnya. Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan administrasi yang telah diserahkan 4 orang bakal calon rektor.
Ia menambahkan, hasil verifikasi administrasi akan dilaporkan panitia kepada Senat Undiksha pada tanggal 24 Oktober 2022. “Nanti, yang berhak mengumumkan siapa yang ditetapkan sebagai bakal calon itu, Senat. Saya sebagai panitia hanya menyampaikan laporan bahwa pada tahapan pendaftaran ada empat orang yang mendaftar. Kami hanya menyampaikan itu saja. Apakah nanti diterima atau bagaimana hasilnya, itu senat yang akan mengumumkan. Ini adalah sementara bahwa sudah ada pendaftar,” tegasnya.
Sesuai tahapan, penetapan bakal calon rektor oleh Senat Undiksha dijadwalkan tanggal 31 Oktober – 4 November 2022. “Jadi antara tanggal tersebut baru fix. Sekarang baru yang mendaftar empat orang,” pungkasnya. (kar,dha)








