
TABANAN – Korban bersama motornya yang terseret arus sungai Yeh Ho di jembatan darurat menghubungkan Desa Tibubiu, Kerambitan dengan Desa Beraban, Selemadeg Timur sampai Sabtu (8/10/2022) petang belum berhasil ditemukan.
Pencarian korban yang diduga adalah NLG PS (19) seorang mahasiswi asal Banjar Tangguntiti, Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur terus dilakukan tim gabungan BPBD Tabanan, Polsek Kerambitan, Basarnas, PMI serta relawan lainnya bersama masyarakat.
Petugas gabungan bersama masyarakat menyusuri pantai dari Pantai Pasut, Tibubiu, Kerambitan sampai pantai di Daerah desa beraban, Selemadeg, namun korban belum ditemukan. Bahkan Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti dan kepala BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri ikut terjun langsung dalam pencarian tersebut.
Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri ketika dikonfirmasi menyebutkan berdasarkan keterangan saksi dan orang tua, diduga korban adalah NLG PS berdasarkan ciri dan motor yang ikut hanyut. Pasalnya, yang bersangkutan belum pulang seperti yang disebutkan sebelumnya.
“Tadi informasi di lapangan seperti itu dan juga nunasang secara niskala. Proses pencarian masih berlangsung, orang tua korban juga ikut mencari, namun belum berhasil ditemukan,” sebutnya.
Sementara Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti, di sela-sela kesibukannya mencari korban meminta warga yang menggunakan jembatan darurat tersebut untuk sementara tidak dulu leeat jalur tersebut karena air sungai masih tinggui deras. Sewaktu-waktu bisa muncul air bah yang tidak terduga.
“Untuk sementara jangan lewat jalur itu dulu, cari jalur lain yang aman,” imbaunya. (jon)








